Soal Luis Milla, Edy Rahmayadi: Indonesia Punya Harga Diri

Soal Luis Milla, Edy Rahmayadi: Indonesia Punya Harga Diri
Edy Rahmayadi Foto - IG/Edy Rahmayadi

jpnn.com, MEDAN - Ketua umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Edy Rahmayadi akhirnya angkat suara terkait polemik yang menyangkut pelatih  Luis Milla.

Edy mengaku telah melakukan upaya sebaik mungkin untuk membawa kembali pelatih asal Spanyol itu untuk menukangi Timnas Nasional (Timnas) Indonesia.

Namun, bak gayung tak bersambut, Edy menegaskan harus memutuskan memilih sosok baru dari negeri sendiri yaitu Bima Sakti.

“Kita sudah melakukan hal-hal kewajiban kita kepada Luis Milla. Dalam satu tahun Luis Milla itu 30 Miliar. Memang pelatih yang bagus itu mahal. Itupun PSSI siap demi skuat kita. Demi tim kita. Tetapi, sampai saat ini Luis Milla sepertinya tidak berkenan. Karena kita tetap berkomunikasi dan selalu menunda-menunda kehadirannya,” ujar Edy di Medan, Selasa (23/10).

Tak tanggung-tanggung, Edy mengakui PSSI harus ‘merayu’ pelatih asal Spanyol itu selama satu bulan. “Satu bulan kita membujuk dia dan seluruh keperluannya dan seluruh kewajiban kita hak-hak Luis Milla sudah kita lakukan,” jelasnya.

Setelah menanti keputusan dari Luis Milla dan tak juga datang, PSSI akhirnya mengambil jalan tegas. Ini demi memuluskan persiapan timnas di piala AFF 2018 pada November mendatang.

Ya, memilih pelatih lokal yang menurutnya tak kalah piawai meracik timnas.

“Untuk itu Indonesia dan PSSI bukan pengemis. Dia punya sikap. Tidak bisa, kita juga punya pelatih-pelatih di dalam yang cukup andal, yaitu yang saat ini kita percayakan kepada Bima Sakti dan asisten si Kurus (Kurniawan),” tegasnya.

Ketua umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Edy Rahmayadi akhirnya angkat suara terkait polemik yang menyangkut pelatih Luis Milla.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News