Soal Pj Gubernur DKI, Prof Jimly & Ryaas Rasyid Sebut Bahtiar Figur Ideal

Soal Pj Gubernur DKI, Prof Jimly & Ryaas Rasyid Sebut Bahtiar Figur Ideal
Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Bahtiar saat rapat membahas 3 RUU pemekaran Papua di DPR. Bahtiar kandidat Pj Gubernur DKI Jakarta. Foto: dok.Ditjen Polpum Kemendagri

jpnn.com, JAKARTA - Teka-teki seputar siapa yang menjadi Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta masih menghangat.

Tiga nama saat ini digadang-gadang menjadi calon kuat, Heru Budi Hartono, Marullah Matalih, serta Bahtiar.

Dua pakar hukum yang juga tokoh nasional, Jimly Asshiddiqie serta Ryaas Rasyid menyebut Bahtiar sosok yang ideal menjadi Pj Gubernur.

Bahtiar saat ini tercatat sebagai Direktur Jenderal (Dirjen) Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Jilmy mengatakan seorang Pj Gubernur DKI Jakarta memiliki tugas ‘mahapenting’, yang berkaitan dengan kelanjutan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN). Sehingga butuh sosok yang memang paham dan pengalaman dalam hal legislasi.

Regulasi yang dimaksud Jimly adalah perubahan Undang-undang tentang kedudukan Ibu Kota Negara yang baru, di mana UU Nomor 29 Tahun 2007 tentang Ibu Kota Negara di DKI Jakarta, akan berganti dengan UU Nomor 3 Tahun 2022 tentang IKN (Ibu Kota Negara).

“Ini harus dikawal betul oleh sosok yang terbiasa membahas dan mendalami perundang-undangan. Termasuk komunikasi dengan legislatif maupun pemerintah pusat,” ujar Jimly dalam keterangannya kepada awak media.

Dari ketiga nama itu, menurut Jimly, sosok Bahtiar dinilainnya sangat mumpuni.

Teka-teki seputar siapa yang menjadi Pj Gubernur DKI Jakarta masih menghangat. Bahtiar, satu dari tiga nama terkuat.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News