Soal Wacana Penutupan TikTok Shop, Menparekraf Sandiaga: Mohon Berikan Masukan

Soal Wacana Penutupan TikTok Shop, Menparekraf Sandiaga: Mohon Berikan Masukan
Ilustrasi TikTok Shop. Foto: Tiktok

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno tidak setuju dengan wacana penutupan TikTok Shop di Indonesia.

Melalui Kementerian Koperasi dan UMKM (Kemenkop UMKM) serta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), saat ini sedang membuat regulasi untuk melindungi dan mendukung para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia.

Melalui Kemenparekraf, masyarakat diminta untuk memberikan masukan kepada pemerintah.

"Kami lagi merumuskan. Dan teman-teman, mohon berikan masukan," ujar Sandiaga Uno dalam acara Pelatihan Branding dan Digital Marketing di Heterospace, Solo.

Sandiaga menuturkan pemerintah saat ini sedang berusaha keras untuk memastikan agar TikTok Shop tidak merugikan pelaku UMKM di tanah air.

"Jika dilakukan pelarangan total, ini akan berdampak negatif kepada pengguna TikTok yang sudah mencapai lebih dari 100 juta," ungkap Sandiaga Uno.

Saat ini Kemenparekraf tengah aktif memberikan pelatihan kepada pelaku UMKM di berbagai daerah, serta mendorongnya untuk memanfaatkan media sosial, termasuk TikTok, sebagai alat untuk mengembangkan bisnis mereka.

"Saya khawatir pelarangan total TikTok justru akan mengganggu para pelaku UMKM yang telah menggunakan platform ini sebagai salah satu alat promosi yang efektif," sebutnya.

Pemerintah saat ini sedang berusaha keras untuk memastikan agar TikTok Shop tidak merugikan pelaku UMKM di tanah air.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News