JPNN.com

Sopir Xenia Penabrak Lari 5 Pengendara Motor Babak Belur Diamuk Massa

Sabtu, 07 Desember 2019 – 08:30 WIB Sopir Xenia Penabrak Lari 5 Pengendara Motor Babak Belur Diamuk Massa - JPNN.com
Mobil yang dikendarai Lukman Hakim, 36, hancur diamuk massa. Foto : Tejo/Sumeks.co

jpnn.com, PALEMBANG - Sebuah mobil Daihatsu Xenia bernomor polisi BG 1337 ZF abu-abu mencoba kabur usai menabrak pengendara motor di kawasan Sukawinatan, Kecamatan Sukarami Palembang, Jumat (6/12) malam sekitar pukul 19.00 WIB.

Mobil yang dikendarai Lukman Hakim, 36, warga Lr Karya Bakti, RT 40/12, Kelurahan 3-4 Ulu, Kecamatan SU 1 itu baru terhenti setelah menabrak lima sepeda motor hingga dikejar warga.

Mobil tersebut baru terhenti setelah terjebak macet di Jl Pipa Reja, Kecamatan Kemuning.

Warga yang kesal langsung melampiaskan kemarahannya dengan memecahkan kaca dan memukul mobil dengan benda keras. Tidak hanya itu warga yang beringas langsung mengguling-gulingkan mobil hingga kondisinya ringsek.

Peristiwa itu bermula saat mobil melaju dengan kecepatan tinggi dan menabrak motor Honda Beat biru di kawasan Lebong Siarang. Lalu sang sopir mencoba kabur dan masuk ke arah SMAN Plus 17 dan menabrak pengendara motor lagi.

“Mobil datang dari arah Jl Sukawinatan, menabrak korban yang bawa Honda Beat biru, pasutri mengalami lecet-lecet. Tabrakan kedua di depan Simpang Tiga, tembus ke SMAN 17, mobil itu kembali menabrak motor di sana, ada sekitar 5 orang yang luka-luka. Ada satu yang terluka parah dibawa ke RS Myiria,” kata Yohan, 40, warga yang ikut mengamankan mobil.

Lalu kecelekaan yang ketiga, mobil tersebut menghantam motor yang dikendarai oleh dua orang yang baru keluar dari jalan simpang tiga SMAN 17. Dan terakhir menabrak motor yang melintas di Jl Pipa Reja yang ditumpangi pasutri.

“Menurut sopir tidak mau berhenti karena takut diteriaki maling jadi terus berusaha kabur. Pas melintas di Jl Pipa Reja yang kondisi jalan sedang macet itulah langsung dikejar warga. Massa yang sudah emosi langsung merusak mobil hingga rusak berat,” terang Arif, 30, warga Ario Kemuning yang juga ikut mengetahui kejadian tersebut.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...