SPAN-PTKIN 2025, Jaring Calon Mahasiswa Bertalenta Tinggi, Siap Kerja
jpnn.com, JAKARTA - Penerimaan mahasiswa baru pada UIN/IAIN/STAIN atau PTN dengan Program Studi Keagamaan di Indonesia dilakukan melalui Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN) dan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN).
Biaya pelaksanaan SPAN-PTKIN ditanggung pemerintah, sehingga peserta tidak dipungut biaya pendaftaran. Pelaksanaan SPAN-PTKIN secara nasional diikuti 59 perguruan tinggi.
"Alhamdulillah PTKIN kini menjadi tujuan yang diminati calon mahasiswa dari Madrasah Aliyah, pesantren dan sekolah umum lainnya, bahkan mahasiswa dari luar negeri,” ungkap Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemenag) Suyitno, Sabtu (1/3).
Data per 26 Februari 2025 yang dihimpun Panitia Nasional PMB PTKIN, rekapitulasi SPAN-PTKIN 2025 telah menjaring sebanyak 113.938 calon mahasiswa.
Capaian tertinggi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dengan jumlah calon mahasiswa sebanyak 9.610, disusul UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dengan 9.237 calon mahasiswa, dan diposisi ketiga UIN Sunan Gunung Djati Bandung dengan peminat 9.159 calon mahasiswa.
Untuk IAIN, minat tertinggi jatuh pada IAIN Kudus dengan 1.437 calon mahasiswa dan untuk STAIN jatuh pada STAIN Bengkalis dengan catatan 562 calon mahasiswa.
Tingginya minat mahasiswa yang tercermin dalam SPAN-PTKIN 2025 ini menunjukkan berbagai keunggulan 30 UIN, 23 IAIN dan 5 STAIN yang berada di bawah naungan Kemenag.
Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Sahiron menuturkan SPAN-PTKIN digelar dengan pola seleksi secara nasional dengan sistem terpadu.
SPAN-PTKIN 2025 menjaring calon mahasiswa bertalenta tinggi, dan siap terjun ke dunia kerja
- Pendaftaran SMMPTN-Barat 2026 Dibuka, Peserta dengan Ijazah Kelulusan 5-10 Tahun Bisa Ikut
- Gandeng Undip, BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Pengembangan Literasi & Riset Jaminan Sosial
- Kebijakan Ini Membuat Para PPPK Penerima SK Merasa Bersyukur
- Prabowo Minta Perguruan Tinggi Bantu Pemda Atasi Masalah di Daerah
- Kemenag Minta Pelaku Pencabulan di Ponpes Ndolo Kusumo Dihukum Tegas
- Rapat Terbatas di Hambalang, Prabowo Bahas Buruh dan Peran Perguruan Tinggi
JPNN.com




