Status Gunung Merapi Masih Siaga, Ratusan Warga Pilih Mengungsi

Status Gunung Merapi Masih Siaga, Ratusan Warga Pilih Mengungsi
Puncak Merapi terlihat dari Argomulyo, Cangkringan, Sleman, (5/11). Foto: ELANG KKHARISMA DEWANGGA/RADAR JOGJA

jpnn.com, MAGELANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang mencatat terjadi peningkatan jumlah pengungsi, menyusul penetapan status Gunung Merapi yang dinaikkan menjadi Level III atau Siaga.

Peningkatan level siaga itu disampaikan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) pada 5 November lalu.

Data BPBD Kabupaten Magelang hingga Minggu (22/11) ini, sebanyak 817 warga yang tinggal di wilayah Kawasan Rawan Bencana (KRB) III telah diungsikan ke 9 titik pengungsian.

Jumlah pengungsi tersebut mengalami peningkatan dari catatan dua pekan lalu yang tercatat 210 orang.

Jika diperincikan, sebanyak 118 warga dari Desa Krinjijng mengungsi di Balai Desa Deyangan, Kecamatan Mertoyudan. 

Sebanyak 115 warga dari Desa Ngargomulyo mengungsi di Gedung NU Ketaron, Gedung Futsal Tejowarno, Gedung PPP Prumpung, dan PAY Muhammadiyah di Desa Tamanagung, Kecamatan Muntilan.

Kemudian sebanyak 110 warga dari Desa Keningar mengungsi di SDN 1 Ngrajek dan kediaman Kepala Desa Ngrajek, Desa Ngrajek, Kecamatan Mungkid.

Selanjutnya sebanyak 476 warga dari Desa Paten mengungsi di Desa Banyurojo dan Desa Mertoyudan di Kecamatan Mertoyudan.

Ratusan warga sekitar lereng Gunung Merapi mengungsi ke Desa Banyurojo dan Desa Mertoyudan.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News