Stella Monica Dituntut 1 Tahun Penjara, Pihak Klinik L'Viors Bereaksi

jpnn.com, SURABAYA - Pihak klinik kecantikan L'Viors atas tuntutan satu tahun penjara dan denda Rp 10 juta terhadap Stella Monica Hendrawan, terdakwa perkara dugaan pencemaran nama baik melalui media sosial.
HK Kosasih selaku kuasa hukum L'Viors merasa tuntutan untuk Stella Monica belum adil bagi kliennya yang mengalami banyak kerugian akibat perbuatan terdakwa.
"Seharusnya lebih dari satu tahun, biar ada efek jera," ujar Kosasih saat dikonfirmasi, Jumat (22/10).
Sikap Stella yang dianggap tidak ada penyesalan juga membuat pihak klinik L'Viors kurang puas dengan tuntutan jaksa.
"Sikapnya kecenderungan menggiring opini publik. Itu yang seharusnya bisa memberatkan hukumannya," ucap Kosasih.
Pernyataan terdakwa di beberapa media yang menyebut unggahan di sosmed merupakan bentuk curhat seorang konsumen, dibantah Kosasih.
Dia menyebut Stella bukan lagi konsumen L’Viors. Jika masih sebagai konsumen, terdakwa seharusnya tidak curhat di sosmed, tetapi datang baik-baik ke klinik kecantikan itu untuk menceritakan keluhannya.
"Terdakwa tidak datang, tetapi malah mengunggah dan menjelek-jelekkan L'Viors. Jadi, memang ada unsur kesengajaan," tandas Kosasih. (mcr12/jpnn)
Pihak klinik L'Viors merasa tuntutan 1 penjara untuk Stella Monica terlalu ringan. Hal ini seharusnya bisa memberatkan.
Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam
Reporter : Arry Saputra
- Imelda Tjoe Sukses Jadi Dokter Karena Punya Masalah Jerawat Saat Kecil
- Satu-satunya di Indonesia, Dr Belle Hadirkan Perawatan Kulit dengan Laser Oral
- Klinik Kecantikan dengan Segmen Pasar Muslimah Hadir di Gading Serpong
- Merayakan Satu Abad, BlueBand Komitmen Dukung Tumbuh Kembang Anak
- Hati-hati, Emoji Jempol Atau Bulan Sudah Menyeret Warga di Sejumlah Negara ke Pengadilan
- Jaga Penampilan, Marizka Juwita Rutin Perawatan di Klinik Kecantikan