Stok Vaksin Kurang, Banjarmasin Kesulitan Melakukan Penyuntikan Dosis Kedua

Stok Vaksin Kurang, Banjarmasin Kesulitan Melakukan Penyuntikan Dosis Kedua
Kadinkes Kota Banjarmasin Machli Riyadi.(ANTARA/Sukarli)

Menurut Machli, program vaksinasi Covid-19 tahap ketiga ini baru mencapai sekitar 5,13 persen atau 17.386 sasaran untuk suntik pertama, dan sekitar 1,21 persen atau 4.092 sasaran untuk suntik kedua dari target sasaran sebanyak 338.815 sasaran untuk masyarakat umum.

Dia menyatakan antrean untuk bervaksin di puskesmas-puskesmas sangat panjang. 

Belum lagi untuk vaksinasi anak yang usianya di atas 12 tahun.

Oleh karena itu, dia berharap pemerintah provinsi dan pusat dapat memberikan keutamaan bagi Kota Banjarmasin.

Sebab, kota ini terbanyak penduduknya dari kabupaten/kota lainnya di provinsi ini.

Apalagi, kata dia, saat ini kondisi penyebaran Covid-19 cukup tinggi hingga kota ini harus menerapkan PPKM level 4.

“Program vaksinasi Covid-19 tetap jalan meski PPKM level 4 diterapkan," ujar dia. 

Machli menyatakan untuk membentuk kekebalan tubuh secara berkelompok, caranya dengan memberikan vaksin bagi semuanya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Kalsel, Machli Riyadi menyampaikan stok vaksin Covid-19 saat ini sangat kurang, bahkan untuk penyuntikan dosis kedua. Dia berharap pemerintah provinsi dan pusat dapat memberikan keutamaan bagi Kota Banjarmasin. 

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News