Strategi Fransiscus Go Lawan TPPO Disambut Baik Pemuda NTT

Strategi Fransiscus Go Lawan TPPO Disambut Baik Pemuda NTT
Ketua Umum Komunitas Literasi Nusantara (KLN) Ferdinandus Wali Ate menanggapi munculnya gerakan Garda Bajaga yang digagas tokoh Nusa Tenggara Timur (NTT), Fransiscus Go. Foto: dok pribadi for JPNN

"Pandangan ini menggarisbawahi pentingnya tindakan cepat dari Pemerintah Provinsi NTT dalam merespons gagasan Fransiscus Go terkait pembentukan Garda Bajaga untuk melawan Human Trafficking di desa-desa," tegasnya.

Ferdi menjelaskan, perlindungan masyarakat di tingkat akar rumput sangat penting sehingga inisiatif seperti itu bisa menjadi langkah konkret untuk melibatkan warga dalam upaya pencegahan dan penanganan masalah serius seperti perdagangan manusia.

"Dengan mendukung gagasan ini, pemerintah dapat memperlihatkan komitmennya dalam menjaga keselamatan dan kesejahteraan masyarakat, serta membangun kolaborasi yang erat antara pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi tantangan ini," tandasnya.

"Tidak diragukan lagi bahwa dukungan terhadap Fransiscus Go selaku Pemerhati ketenagakerjaan dalam upaya membentuk Garda Bajaga Human Trafficking di Nusa Tenggara Timur akan menjadi langkah penting dalam memerangi perdagangan manusia dan melindungi potensi masyarakat setempat," pungkasnya. (dil/jpnn)

Garda Baku dan Jaga (Bajaga) dinilai merupakan langkah konkret dalam perang melawan human trafficking


Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News