JPNN.com

Strategi PLN Dorong Indonesia jadi Kekuatan 10 Besar Ekonomi Dunia

Jumat, 22 Maret 2019 – 19:51 WIB Strategi PLN Dorong Indonesia jadi Kekuatan 10 Besar Ekonomi Dunia - JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Selama ini ada anggapan, konsumsi listrik yang besar merupakan sebuah pemborosan. Padahal, semakin besar konsumsi listrik sebuah negara, maka kian maju ekonominya.

Executive Vice President Corporate Communication and CSR PT PLN (Persero) I Made Suprateka mengatakan, indikator kemajuan ekonomi suatu negara diukur dari konsumsi energi per kapita.

“Dengan mengoptimalkan listrik yang tersedia, melalui pemanfaatan untuk produktivitas dan melalui pemerataan listrik ke seluruh wilayah Indonesia, maka ekonomi Indonesia akan semakin meningkat,” ujar I Made Suprateka dalam pernyataan resminya, Jumat (22/3).

Dia mengatakan, data yang dimiliki PLN tahun 2016 menunjukkan, konsumsi listrik per kapita Indonesia saat itu mencapai 956 kWh per kapita. Sementara, negara-negara maju konsumsi listrik per kapitanya lebih tinggi berkali-kali lipat dari Indonesia.

Sebut saja Amerika Serikat yang mencapai 12.820 kWh per kapita, Korea Selatan 10.620, Jepang, 7.970, dan Inggris 5.030 kWh per kapita.

Bahkan dibanding negeri jiran pun konsumsi listrik Indonesia tertinggal cukup jauh. Seperti Singapura yang mencapai 9.040 kWh per kapita, Malaysia 4.660 kWh, Thailand 2.870 dan bahkan Vietnam yang konsumsi listrik per kapitanya nyaris dua kali lipat dari Indonesia di angka 1.620 kWh per kapita.

"Tingkat konsumsi listrik Indonesia terus menunjukkan kemajuan yang signifikan setiap tahunnya. Tahun 2016 konsumsi listrik Indonesia mencapai 956 kWh per kapita. Sementara di tahun 2018 lalu konsumsi listrik di Indonesia sudah menembus 1.064 kWh per kapita," kata Made.

Dijelaskan, kemajuan peningkatan konsumsi listrik itu sendiri menjadi cermin kinerja maksimal PLN dalam menerangi Nusantara. Kinerja PLN pun secara tak langsung tercermin dalam data yang dirilis hasil survei Ease of Doing Business yang digelar World Bank.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...