Suami Pelit, Istri Boikot 'Servis Ranjang' sejak Malam Pertama

Suami Pelit, Istri Boikot 'Servis Ranjang' sejak Malam Pertama
Ilustrasi: Fajar Krisna/Radar Surabaya

Sontak kedua orang tua Karin syok. Namun, Karin justru lega.

"Aku memang antisipasi. Yak apa lek dia mek golek untung tok. Wis ngapak-ngapakno tapi dadi bojo ditelantarno. Wes kadung mblendung ditinggal, mangkane aku emoh-emoh tenan malam pertama (aku memang mengantisipasi. Bagaimana kalau dia cuma cari enak saja, sudah melakukan perbuatan tetapi istrinya ditelantarkan. Sudah terlanjur hamil ditinggal, makanya aku tidak mau benar pada malam pertama, red),” lanjut Karin. ??

Ternyata penderitaan Karin belum selesai. Beberapa hari setelah talak terucap, kerabat Donwori datang berlagak preman. Mereka meminta kembali mahar yang sudah diberikan ke Karin.

Karin pun jadi makin tak suka kepada Donwori dan keluarganya. “Iki sak keluarga karepe opo seh, gak onok seng genah (ini satu keluarga maunya apa sih, tidak ada yang benar, red),” ucap Karin dengan nasa emosi.(Radar Surabaya)


Cerita tentang rumah tangga yang bubar meski baru seumur jagung makin banyak, bahkan ada yang cuma hitungan hari, seperti kisah pernikahan Karin dan Donwori ini.


Redaktur & Reporter : Antoni

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News