Minggu, 22 Oktober 2017 – 15:27 WIB

Sudah Ada PTN, tak Perlu Lagi Merantau ke Jawa

Senin, 14 Agustus 2017 – 07:28 WIB
Sudah Ada PTN, tak Perlu Lagi Merantau ke Jawa - JPNN.COM

Mahasiswa. Ilustrasi Foto: Dipta/dok.JPNN.com

jpnn.com, PASER - Para lulusan sekolah menengah atas (SMA) di Kabupaten Paser, Kaltim, kini lebih mudah jika ingin melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi. Tidak perlu lagi merantau ke kota lain seperti Samarinda, apalagi ke Jawa.

Sebab, di Paser sudah ada kampus berkualitas yang berdiri sejak 2015. Politeknik Negeri Paser (Polser) namanya.

Perguruan tinggi negeri (PTN) yang bekerja sama dengan Politeknik Negeri Samarinda (Polnes) itu membuka tiga jurusan, yakni D3 Petro dan Oleo Kimia, D3 Teknik Alat Berat, dan D3 Teknik Perawatan dan Perbaikan Mesin.

Sebelumnya, Polser bernama Akademi Komunitas Paser. Saat itu hanya membuka jurusan D2. Namun, terbitnya Surat Keputusan (SK) Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Nomor 83/KPT/I/2015 Tanggal 28 Oktober 2015, kini membuka D3.

“Saat ini pendaftaran mahasiswa baru 2017/2018 sudah dibuka sejak 7 Februari hingga 15 Agustus 2017. Polser merupakan PTN berbasis ilmu vokasi yang mencakup keahlian di bidang industri. Artinya, perkuliahan di kampus tersebut dilaksanakan dengan mengedepankan keterampilan mahasiswa. Sehingga 60 persen praktik dan 40 persen teori. Itu bertujuan menunjang keterampilan setiap lulusan,” ujar Wakil Ketua II Pendidikan Di Luar Domisili (PDD) Polnes Muhammad Ali Hapsah, yang merupakan perintis Polinepa, Minggu (13/8).

Kampus yang diketuai Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Paser Aji Sayid Fathur Rahman selaku ketua satker daerah PDD Polnes itu, pada setiap mata kuliahnya sudah disesuaikan dengan kebutuhan industri.

Itu karena sebelumnya sudah terjalin kesepakatan antara pihak industri dengan kampus dalam menentukan mata kuliah yang diajarkan sehingga kompetensi yang didalami bisa tepat guna.

Selain ditunjang fasilitas yang lengkap, biaya di kampus ini terjangkau. Semisal praktik perkuliahan dan gedung representatif. Dosennya pun terintegrasi dengan Polnes, perusahaan, dan para tenaga ahli di bidangnya.

SHARES
loading...
loading...
Komentar