Sudah Hari Ketujuh Banjir Belum Juga Surut

Sudah Hari Ketujuh Banjir Belum Juga Surut
Seorang anak menarik perahu karet yang membawa ibunya saat banjir yang melanda Kampung Bojongasih, Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. Foto: ANTARA/Raisan Al Farisi

jpnn.com, BANDUNG - Banjir yang melanda kawasan Kabupaten Bandung, Jawa Barat, sudah memasuki hari ketujuh. Namun hingga kini ketinggian air belum juga surut.

Manajer Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Provinsi Jawa Barat Budi Budiman Wahyu mengatakan, hingga Rabu (29/1), banjir masih melanda enam kecamatan di Kabupaten Bandung.

Keenam kecamatan terdampak itu adalah Kecamatan Balendah, Kecamatan Dayeuhkolot, Kecamatan Bojongsoang, Kecamatan Rancaekek, Kecamatan Ciparay dan Kecamatan Solokan Jeruk.

"Adapun korban terdampak banjir hingga hingga saat ini mencapai 433 KK atau 1.430 jiwa mengungsi dan ada 13.596 KK atau 47.733 jiwa," kata Budi.

Dia mengatakan, warga terpaksa mengungsi ke sejumlah titik pengungsian, seperti Aula Desa Dayeuhkolot, Masjid Ashofia, Masjid Baitu Haq, Masjid Al-Musofa, Masjid Argadinata, Masjid Al-Barokah, Shelter Parunghalang, Gedung INKANAS Baleendah dan sejumlah pengungsian lainnya yang tersebar di beberapa kecamatan.

"Kemudian untuk kerugian materil meliputi, 9.916 unit rumah rendah, delapan sekolah terendam, 36 tempat ibadah terendam dan lima fasilitas umum terendam," sambungnya.

Kendati begitu, ruas Jalan Raya Bandung-Bandung sudah bisa dilalui oleh kendaraan roda dua dan empat. "Jalan Raya Andir-Katapang msih belum bisa dilalui oleh kendaraan roda dua dan empat," katanya. (antara/jpnn)

Memasuki hari ketujuh, ketinggian banjir di enam kecamatan di Kabupaten Bandung belum surut.


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News