Sudah Punya Ribuan ATM & CRM, BRI Genjot BRImo demi Wujudkan Cashless Society

Sudah Punya Ribuan ATM & CRM, BRI Genjot BRImo demi Wujudkan Cashless Society
Aplikasi BRImo di telepon pintar. Foto: Humas BRI

jpnn.com, JAKARTA - Bank Rakyat Indonesia (BRI) terus mendorong para nasabahnya mengurangi transaksi tunai pada masa pandemi Covid-19. Saat ini, BRI telah menyediakan 16.538 mesin ATM dan 5.700 mesin setor tarik atau cash recycle machine (CRM) di seluruh Indonesia.

Corporate Secretary BRI Aestika Oryza Gunarto menyatakan para nasabah pengguna Kartu Debit BRI bisa bertransaksi di ATM ataupun CRM tanpa biaya.

"Untuk transaksi cek saldo dan tarik tunai, bahkan transfer sesama BRI di ATM-BRI, tidak dipungut biaya sedikit pun atau gratis”, ujar Aestika, Minggu (23/5).

BRI merupakan anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Oleh karena itu, para nasabah pengguna Kartu Deber BRI bisa bertransaksi di ATM bank lain bertanda ATM Link.

Biaya transaksi bagi pengguna Kartu Debet BRI di jaringan ATM Link juga lebih murah ketimbang menggunakan ATM milik bank selain anggota Himbara.

Namun, BRI tetap mendorong para nasabahnya bertransaksi secara nontunai sebagai pilihan bijak pada era new normal. Sebab, transaksi tanpa kontak fisik itu lebih praktis, mudah dan mencegah penularan Covid-19.

“Selama pandemi transaksi nasabah BRI berubah dari konvensional menuju digital. Masyarakat sekarang ini cenderung serbadigital, transaksi nontunai menjadi pilihan bijak masa kini,” ujarnya.

BRI pun melakukan digitalisasi dengan menyediakan sejumlah aplikasi untuk mendorong masyarakat nontunai atau cashless society. Saat ini, emiten berkode BBRI itu telah menghadirkan layanan aplikasi BRIMo, Internet Banking BRI, hingga Mobile/SMS Banking BRI.

BRI terus mendorong para nasabahnya mengurangi transaksi tunai pada masa pandemi Covid-19.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News