Begini Ajakan Sukur Nababan kepada Elite Politik Pasca-Putusan MK

Begini Ajakan Sukur Nababan kepada Elite Politik Pasca-Putusan MK
Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Pemuda dan Olahraga, Sukur H Nababan (kanan) di Kantor DPP PDIP Jakarta, Kamis (26/4). Foto: Istimewa

jpnn.com, JAKARTA - Rakyat sudah move on. Tidak ada lagi yang mempersoalkan hasil Keputusan MK. Oleh karena itu, silaturahmi tokoh bangsa sangat penting dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga  persatuan bangsa.

Ketua DPP PDI Perjuangan Sukur H Nababan alias SHN mengatakan, PDI Perjuangan mengajak para tokoh bangsa untuk bersatu kembali membangun bangsa dan negara yang lebih kuat kedepannya.

“Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) harus dijadikan momentum bersama untuk merajut kembali persatuan dan kesatuan bangsa pasca-Pilpres 2019,” kata Sukur saat dialog Soal Gerindra Sungkan Beroposisi, Enggan Rekonsiliasi? di salah satu stasiun Televisi Swasta, Selasa (9/7).

Turut hadir, Waketum Partai Gerindra, Ferry Juliantono dan Pengamat Politik, M Qodari.

“Proses politik Pilpres sudah selesai. Jangan ada lagi sikap saling mengejek satu sama lain. Semua harus bersatu. Para tokoh bangsa harus duduk bersama untuk membahas bangsa kedepannya," ujar Sukur.

Lebih lanjut, Sukur mendorong adanya gerakan silaturahmi nasional oleh para tokoh bangsa bersama elite partai dan elemen bangsa pasca pilpres ini. Silaturahmi merupakan wadah pemersatu bangsa.

“Saya lebih setuju silaturahmi dibandingkan rekonsiliasi. Silaturahmi sangat positif dilakukan untuk mempersatukan bangsa ke depan,” jelasnya.

Saat ini, kata Sukur masyarakat Indonesia sudah ‘move on’ menerima hasil keputusan MK. Mereka tidak lagi mempersoalkan hasil perhitungan Pilpres yang digelar serentak tahun ini.

Rakyat sudah move on. Tidak ada lagi yang mempersoalkan hasil Keputusan MK. Oleh karena itu, silaturahmi tokoh bangsa sangat penting dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga persatuan bangsa.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News