Sumur Resapan Meresahkan, PSI Curiga Ada yang Ditutupi Anies Baswedan

Sumur Resapan Meresahkan, PSI Curiga Ada yang Ditutupi Anies Baswedan
Jajaran Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta saat meninjau perbaikan sumur resapan di Jalan Lebak Bulus III, Cilandak, Jakarta Selatan, Minggu (5/12). Foto: PPID DKI Jakarta

jpnn.com, JAKARTA - Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta mengusulkan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) sumur resapan.

Pembentukan pansus diusulkan lantaran sumur resapan dianggap menimbulkan banyak masalah.

Wakil Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta Justin Adrian mengaku, menerima banyak aduan masyarakat terkait pembangunan sumur resapan.

“Kami banyak menemukan dan menerima pengaduan tentang sumur resapan yang amburadul. Sumur Anies Baswedan ini ada yang merusak jalan, ada yang terbengkalai, hingga yang mengancam keselamatan pengguna jalan,” ucap Justin saat dihubungi, Rabu (15/12).

Justin juga menyebutkan, sumur senilai Rp 411 Miliar itu meresahkan masyarakat karena kerap menyebabkan kecelakaan.

Selain itu, pembangunan sumur resapan dinilai tidak terbuka.

“Kami terus meminta data pembangunan sumur resapan dibuka kepada publik karena tahun ini titiknya sangat banyak. Saat Pemprov tidak membuka data tersebut, kami jadi curiga ada yang ditutup-tutupi,” tuturnya.

PSI yakin pembentukan pansus dapat menyelesaikan berbagai permasalahan dalam pembangunan sumur resapan. Dia ingin memastikan program ini memberikan manfaat kepada warga Jakarta.

Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta mengusulkan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) sumur resapan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News