Super Tembaga

Oleh Dahlan Iskan

Super Tembaga
Dahlan Iskan. Foto: Ricardo/JPNN.com

Saya memang terlalu berharap agar Bangka menjadi garda depan ekspor durian Indonesia.

Pertimbangan saya banyak. Bangka-lah yang sudah memulai program durian estate. Tanah Bangka memang sangat istimewa --untuk durian.

Posisi Bangka sendiri kan di garda depan --menghadap Laut China Selatan. Yang lebih utama: Bangka-lah yang pertama memiliki durian terstandar.

Di Bangka, seperti dikemukakan Pak Gubernur Erzaldi, hanya dikembangkan dua jenis durian itu saja --namlong dan super tembaga.

Dengan hanya mengembangkan dua unggulan Bangka bisa lebih fokus.

Selama ini pembeli durian di Indonesia suka bingung. Terutama kalau lagi menghadapi tumpukan durian di pinggir jalan: yang mana yang enak. Anekanya terlalu ria. Kadang beli lima hanya dua yang memuaskan.

Inilah kelemahan utama durian kita -- di pasar ekspor. Pembeli durian internasional tidak mau pusing. Mau mereka sederhana: jenis apa, rasanya bagaimana.

Itulah keunggulan durian Malaysia: musang king. Rasanya pasti: seperti itu. Teksturnya pasti: seperti itu. Ketebalan dagingnya pasti: setebal itu. Ukuran bijinya pasti: sekecil dan segepeng itu.

Yang berjasa menduriankan Tiongkok adalah Thailand. Namun kita semua tahu: durian Thailand kalah dengan durian durian mana pun dari Indonesia.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News