Suporter Barito Putera Nilai Hukuman PSSI kepada Wasit Umarella Terlalu Ringan

Suporter Barito Putera Nilai Hukuman PSSI kepada Wasit Umarella Terlalu Ringan
Pemain Barito Putera menyapa suporternya. Foto: M IDRIS JIAN SIDIK/RADAR BANJARMASIN

jpnn.com - Hukuman dari PSSI kepada wasit Musthofa Umarella yang memimpin laga PSIS vs Barito Putera dinilai terlalu ringan. 

Komite Wasit PSSI menjatuhkan hukuman pembebasan tugas kepada Umarella selama 10 pekan ke depan karena sang pengadil lapangan dianggap lalai memimpin pertandingan tersebut. 

Kelalaian tampak saat Umarella memberikan hadiah penalti kepada PSIS seusai striker Taisei Marukawa melakukan diving di kotak terlarang Barito Putera.

Hadiah penalti itu pun membuahkan gol bagi tim berjuluk Mahesa Jenar tersebut. 

Para suporter, khususunya dari kalangan pendukung Barito Putera menilai Umarella mestinya dihukum lebih berat.

"Keinginan kami, wasit yang seperti itu dihukum berat. Misal, satu musim tidak bertugas atau cabut lisensi," kata Ketua Suporter Barito Putera Tribun Tertutup Timur (Sop Buntut) 1988, Iskandar kepada JPNN.COM. 

Menurut Iskandar, pemberian denda dengan nilai tinggi juga bisa menjadi alternatif agar para wasit jera melakukan kesalahan.

"Hukuman berupa pembebasan tugas empat sampai 10 laga itu tidak berat menurut kami. Harapannya, komite wasit juga bisa belajar tegas, belajar berbenah dari yang sudah-sudah," tegas Iskandar. 

Hukuman dari PSSI kepada wasit Musthofa Umarella yang memimpin laga PSIS vs Barito Putera dinilai terlalu ringan. 

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News