Senin, 25 Maret 2019 – 00:16 WIB

Survei Etos: Golkar dan PDIP Paling Tinggi Elektabilitasnya

Senin, 17 Desember 2018 – 20:58 WIB
Survei Etos: Golkar dan PDIP Paling Tinggi Elektabilitasnya - JPNN.COM

jpnn.com, JAKARTA - East Time On Schedule (ETOS) Institute melakukan survei terhadap partai politik di enam kota besar yakni Jakarta, Semarang, Surabaya, Medan, Makassar dan Bandung. Survei yang dilakukan sejak 1 sampai 15 Desember 2018 ini untuk mengetahui tingkat popularitas dan elektabilitas partai politik.

Direktur Infokom ETOS Institute Rahmat Shaleh mengatakan, berdasarkan survei dari masyarakat peserta Pemilu 2019, PDIP dan Golkar paling banyak dipilih atau tingkat popularitasnya paling tinggi dibanding partai lainnya.

"Partai-partai politik lama seperti Golkar, PPP dan PDIP dikenal oleh 99 persen responden, pengecualian terjadi pada Partai Demokrat yang juga dikenal oleh 99 persen responden," kata Rahmat di kantor Graha Jurnalis, Jakarta Selatan, Senin (17/12).

Alasan masyarakat juga memilih Demokrat karena adanya sosok seorang pemimpin partai yang sangat dikenal oleh masyarakat Indonesia, khususnya di enam kota tersebut. "Disebabkan oleh figur SBY dan masa dua kali pemerintahannya," ujar Rahmat Saleh.

Di urutan keempat ditempati Gerindra. Dalam survei tersebut menyebut partai yang dipimpin Prabowo Subianto itu memiliki suara sebanyak 96 persen responden.

"Partai baru yang cukup cepat dikenal responden adalah Partai Perindo 81 persen, Berkarya 66 persen dan PSI 57 persem. Angka popularitas ketiga partai justru mengungguli tingkat popularitas partai terdahulu seperti PBB 67 persen dan PKPI 53 persen. Sedangkan Partai Garuda hanya dikenal oleh 3 persen responden saja," ujarnya.

Bukan hanya dalam tingkat popularitas saja, PDIP juga unggul dari partai lain berdasarkan tingkat elektabilitas partai politik. "PDIP dipilih oleh 21,2 persen responden, disusul oleh Gerindra 19,8 persen, Golkar 16,1 persen, Demokrat 14,9 persen, PKB 6,7 persen, NasDem 3,1 persen, PAN 2,9 persen, Perindo 2,6 persen, PKS 2,3 persen, PPP 2,1 persen, Berkarya 1,9 persen, PSI 1,7 persen, Hanura 1,6 persen, PBB 1,4 persen, PKPI 1,1 persen, Garuda 0,4 persen," terangnya.

Jika batas ambang parlemen adalah 4 persen, maka hanya lima partai politik saja yang dipastikan lolos yakni PDIP, Gerindra, Golkar, Demokrat dan PKB. "Tapi jika margin error dari survey ini adalah 2,9 persen, maka amat mungkin muncul partai lain yang juga lolos dari ambang batas parlemen," tandasnya. (jpnn)

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar