Susu Kental Manis Tak Layak Dikonsumsi Anak

Susu Kental Manis Tak Layak Dikonsumsi Anak
Ibu dan bayi. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com

Pemberian susu yang direkomendasikan untuk bayi adalah ASI atau ASI donor yang telah terbukti aman atau susu formula bayi.

Sedangkan jika berusia di atas satu tahun, selain ASI, bayi dapat mengonsumsi susu sapi yang sudah dipasteurisasi atau UHT atau susu formula pertumbuhan.

"Untuk pemberian susu selain ASI sendiri sebaiknya berkonsultasi kepada dokter spesialis anak," ujar Damyanti.

Ketua Komisi IX DPR RI Dede Yusuf pada dalam sebuah kesempatan juga menekankan misinformasi tentang produk makanan dan minuman oleh masyarakat turut berpengaruh pada asupan gizi anak.

Seperti susu kental manis yang diberikan sebagai minuman untuk anak yang akhirnya menyebabkan tiga balita di Kendari dan satu di Batam dirawat di RS dengan diagnosis gizi buruk.

"Masyarakat tidak paham mana yang boleh diberikan untuk anak dan mana yang tidak boleh. Gizi buruk dan stunting menjadi persoalan serius di Indonesia," ujar Dede.

Menurut Dede, sosialisasi ini tidak hanya dibebankan kepada pemerintah, tapik juga menjadi tanggung jawab produsen, terutama makanan dan minuman kemasan yang banyak dikonsumsi anak.

Edukasi ini tidak hanya dilakukan oleh pemerintah, tapi juga seharusya produsen ikut berperan mengedukasi pembeli.

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyatakan susu kental manis tidak layak dikonsumsi oleh anak di bawah lima tahun.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News