JPNN.com

Syarief Hasan Desak Pemerintah Mempercepat Realisasi Stimulus Ekonomi untuk Pelaku UMKM

Selasa, 02 Juni 2020 – 17:47 WIB Syarief Hasan Desak Pemerintah Mempercepat Realisasi Stimulus Ekonomi untuk Pelaku UMKM - JPNN.com
Wakil Ketua MPR Syarief Hasan. Foto: Dok. JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua MPR Syariefuddin Hasan mendesak pemerintah agar mempercepat pelaksanaan realisasi stimulus ekonomi untuk pelaku UMKM seperti yang tertuang dalam Perppu No. 1 Tahun 2020.

Sebab, UMKM adalah tulang punggung dan penyangga utama ekonomi Indonesia. Kontribusi UMKM sebesar 60 persen terhadap PDB dan menyerap tenaga kerja hingga 97% sehingga bisa mengurangi pengangguran dan kemiskinan yang saat ini naik tajam.

“Dalam kenyataannya, kebijakan relaksasi restrukturisasi kredit nasabah UMKM belum berjalan dengan baik. Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo) menyebutkan bahwa pengajuan restrukturisasi kredit ke lembaga jasa keuangan bank maupun non bank masih sangat sulit,” kata Syarief Hasan dalam keterangannya, Selasa (2/6/2020).

Pemerintah melalui Perppu No. 1 Tahun 2020 melakukan penambahan belanja dan pembiayaan APBN 2020 untuk penanganan Covid-19 sebesar Rp 405,1 triliun. Dari jumlah itu, sebesar Rp 70,1 triliun ditujukan untuk insentif perpajakan dan stimulus KUR dan Rp 150 triliun untuk pembiayaan program pemulihan ekonomi nasional. Termasuk restrukturisasi kredit dan penjaminan serta pembiayaan untuk UMKM dan dunia usaha lainnya agar dapat melakukan pemulihan ekonomi.

Selain kebijakan relaksasi restrukturisasi kredit nasabah UMKM belum berjalan, Syarief Hasan juga menyebutkan kebijakan pemerintah yang akan melakukan penundaan pembayaran kredit masih simpang siur di masyarakat.

“Perbankan pemberi kredit dan leasing masih melakukan penagihan di masa sulit ini,” ujarnya.

Wakil Ketua MPR dari Fraksi Partai Demokrat ini juga mendesak pemerintah untuk lebih tegas terhadap lembaga pemberi kredit yang belum menjalankan kebijakan pemerintah tersebut karena telah menyulitkan para pelaku UMKM. 

Semua itu, lanjut Syarief Hasan, menunjukkan belum efektifnya realisasi stimulus ekonomi bagi masyarakat di tingkat mikro. Bahkan Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo) menyebutkan kebijakan pemerintah untuk menguatkan UMKM masih belum menyeluruh dan terkesan tebang pilih.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...
fri