Rabu, 21 Agustus 2019 – 23:56 WIB

Tabung Eksperimen Meledak, Peraih Kalpataru Meninggal

Kamis, 26 Juli 2012 – 15:05 WIB
Tabung Eksperimen Meledak, Peraih Kalpataru Meninggal - JPNN.COM

PADANG--Afdhal, 31, peraih penghargaan kalpataru tingkat Sumbar 2012, akhirnya meninggal di ruang ICU RSUP M Djamil Padang, Rabu (24/7) sekitar pukul 15.30 WIB. Warga Desa Pakasai, Pariaman Timur ini meninggal dirawat intensif akibat luka bakar 80 persen setelah tabung eksprimennya meledak, di Balai Lingkungan Hidup (BLH), Kawasan Terminal Jati, Kota Pariaman, Jumat (13/7) lalu.

Kepergian pria dikenal luas masyarakat setelah berhasil mengolah sampah plastik menjadi berbagai jenis bahan bakar minyak (BBM) dan oli ini, meninggalkan duka mendalam bagi orang-orang terdekatnya. Pantauan Padang Ekspres (Group JPNN) di RSUP M Djamil, terlihat keluarga Afdhal terdiri dari istri, kakak, adik, keponakan dan lainnya itu, berurai air mata di depan ruangan ICU.

Yesi Novia, 24, keponakan Afdhal menyebutkan, korban merupakan seorang paman (mamak) yang santun dan bisa membimbing keponakannya. "Mamak Afdhal yang paling sering memberikan nasihat kepada para keponakannya," ujarnya.

Leni, 28, istri Afdhal yang selalu setia menemani korban selama menjalani perawatan, terlihat terpukul dan selalu meratapi kepergian lelaki yang dicintainya sejak 10 tahun terakhir itu. Dalam tangisnya, ia berjanji akan menyekolahkan anaknya di pesantren seperti harapan Afdhal. "Eni janji Da, akan Eni masukan ke pesantren Da," ujarnya.

Leni mengaku, tidak ada firasat sebelum suaminya meninggal. "Ketika Jumat (13/7) itu, ia sempat menatap mata saya sambil mengecup kening saya. Ia juga sempat berpesan elok-elok di rumah," sebutnya.

Kakak kandung Afdhal, Fitri, 33, juga tak kuasa menahan kesedihannya. "Afdhal lah yang selalu mengingatkan saya untuk shalat. Setiap ketemu, selalu bertanya sudah Uni shalat," kenangnya.

Afdhal sendiri akan dimakamkan di pandam pakuburan Suku Tanjuang, di Cubadak Aia Selatan, Kecamatan Pariaman Utara. "Jenazah akan langsung dibawa ke rumah kami, dan dimakamkan malam ini," sebutnya. Pejabat Pemberi Informasi RSUP M Djamil Padang, Gustavianof menyebutkan, kondisi korban memburuk setelah mengalami luka bakar cukup serius mencapai 80 persen. (b)
SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar