Tekan Impor BBM, Pertamina Kebut 4 Kilang Minyak

Dari dulu, pembebasan lahan selalu menjadi kendala utama dalam proyek pembangunan kilang ini. Karena itu, hal ini menjadi tantangan bagi Nicke. “Kalau program kilang ini tinggal melanjutkan dari jaman pak Dwi (Dwi Soetjipto) dan memang kendalanya lahan, ini yang jadi PR besar bagi bu Nicke,” ujarnya.
Kemudian, lanjut Komaidi, program prioritas lainnya adalah mengimplementasikan kebijakan biodiesel (B20). Seperti pembangunan kilang, program ini juga bukan barang baru. Program ini sudah ada sejak jaman pemerintahan Presiden SBY.
Untuk itu, Komaidi menuturkan bahwa pemerintah yang seharusnya menyediakan anggaran untuk pelaksanaan program ini. Sementara Pertamina hanya menjadi pihak pelaksana, bukan penyedia anggaran.
“Kritiknya adalah, program ini sebenarnya bagus, tapi mekanisme penganggarannya bisa dibilang tidak tertib. Intinya dananya harus dari APBN, bukan dari kas BUMN. Selama ini kan dari Pertamina, akhirnya Pertamina yang harus terus nombok,” imbuhnya. (ken)
Pertamina di bawah kepemimpinan Nicke Widyawati memprioritaskan membangun kilang untuk mengurangi impor BBM.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Program DEB Pertamina Dorong Produksi Pangan Desa
- Ini Kontribusi Pertamina untuk Sektor Pendidikan Menuju Indonesia Emas 2045
- PHE Catatkan Kinerja Positif, Produksi Migas Capai 1,04 Juta Barel Setara Minyak per Hari
- Harga BBM Pertamina Turun, Cek Daftar Lengkapnya!
- Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Tinjau Operasional PHM, Dorong Produksi Energi Nasional
- May Day, Pertamina Turunkan Harga BBM Nonsubsidi, Berikut Daftarnya