Teler, Pimpinan DPRD Dikeroyok

Teler, Pimpinan DPRD Dikeroyok
Teler, Pimpinan DPRD Dikeroyok
Tak digubris, sang pelayan kemudian meminta bantuan satuan pengamanan kafe, masing-masing Wagiono dan Dedi untuk menegur Untung dan koloninya. Bukannya membubarkan diri, Untung dan rekan-rekannya justru naik pitam dengan teguran kedua satpam itu. “Dalam kondisi mabuk, korban sempat bertanya kepada salah seorang sekuriti dengan kalimat kamu siapa?” terang Kasat.

Meski sudah dijawab oleh petugas keamanan tersebut, Untung tetap menanyakan identitas petugas keamanan itu. Akhirnya petugas itu pun menjawab bahwa ini dia dan temannya merupakan orang Kedungbadak. “Tidak puas dengan jawaban tersebut, korban (Untung,red) yang saat itu dalam kondisi mabuk itu mengeluarkan celotehan yang tidak jelas. Dia bahkan berkelakar dengan kalimat kamu tidak tahu siapa saya?”  jelas Didik kepada wartawan.

Karena mabuk, Untung justru berbalik ramah dengan menawarkan petugas keamanan beserta seorang temannya untuk bergabung dan minum bersama. "Menurut keterangan saksi, korban sempat marah saat ditegur sekuriti bahkan sampai melempar gelas. Namun itu akhirnya mereda. Kemudian sekuriti dan seorang warga ditraktir minum di tempat yang sama dan korban melanjutkan perbincangannya," tambah

Malam semakin larut dan minuman terus bertambah, Untung pun semakin mabuk berat. Sampai-sampai dia tak sadar jika "teman minum barunya" itu pergi membawa dendam. Sekitar pukul 02:30, Untung bersama rekan-rekannya pulang. Sesaat mereka turun dari lantai dua, sekelompok orang rupanya telah menanti di luar kafe. "Saat keluar dari kafe itulah kemudian korban diserang para pelaku. Kejadiannya di areal parkir. Menurut korban penyerangan dilakukan oleh enam orang," jelas AKP Didik.

BOGOR- Nahas namun memalukan. Seorang Pimpinan DPRD Kota Bogor yang tengah teler diserang sekelompok orang tak dikenal, dinihari kemarin. Untung

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News