Jumat, 19 Juli 2019 – 23:23 WIB

Telkomsat Gandeng THISS Seriusi Segmen Komunikasi Maritim

Jumat, 30 November 2018 – 02:02 WIB
Telkomsat Gandeng THISS Seriusi Segmen Komunikasi Maritim - JPNN.COM

jpnn.com, BATAM - PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) menunjukkan keseriusannya dalam menggarap segmen pengguna telepon untuk wilayah yang tak terjangkau jaringan seluler termasuk kawasan maritim. Anak perusahaan PT Telkom itu menggandeng THISS Technologies Pte Ltd Singapura guna meluncurkan layanan baru berupa komunikasi satelit broadband bagi pelanggan maritim di wilayah Asia Tenggara.

Telkomsat dan THISS meluncurkan layanan baru bernama Patrakom USAT, Kamis (29/11) di Batam, Kepulauan Riau. Chief Operating Officer (COO) Telkomsat Bogi Witjaksono mengatakan, Patrakom USAT menggunakan dua satelit Ku-band regional yang menjangkau perairan Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, Vietnam bahkan sampai ke wilayah Laut China Selatan.

“Sebagai anak perusahaan dari PT Telkom yang bervisi sebagai penyedia layanan satelit terkemuka di dunia, kami telah meluncurkan beberapa inisiatif bisnis untuk meningkatkan, mengintegrasikan dan berinovasi dalam memberikan layanan digital dengan kemampuan satelit yang sangat andal untuk pertumbuhan yang kompetitif. Salah satu implementasi inisiatif tersebut adalah membangun kemitraan strategis dengan THISS Technologies untuk mengembangkan produk dan bisnis di segmen maritim,” tuturnya.

Lebih lanjut Bogi mengatakan, Telkomsat sebagai penyedia komunikasi komunikasi satelit terkemuka di Indonesia menarget kapal-kapal kecil, baik di skala regional maupun untuk daerah pesisir. Sebagai contohnya adalah kapal-kapal sektor perikanan dan layanan offshore.

Menurut Bogi, Telkomsat menggunakan ultra small aperture terminal yang stabil berbasis teknologi buatan THISS. Terminal berukuran kecil itu mudah dipasang dan harganya terjangkau sehingga telah banyak digunakan di berbagai wilayah.

Bogi menjelaskan, teknologi itu memungkinkan penyediaan konektivitas data dan suara yang hemat biaya. “Telkomsat dengan bangga membawa teknologi ini ke dalam area operasional kami,” tuturnya.

Managing Director THISS Technologies Pte Nicholas Cirillo menambahkan, awalnya para pemilik dan operator kapal-kapal kecil dalam hanya punya sedikit pilihan dalam hal konektivitas internet. Kendala bukan hanya soal perangkat keras atau hardware, tapi juga biaya airtime dari penyedia layanan komunikasi yang sangat mahal.

Namun, dengan terminal yang lebih kecil dan lebih murah pada layanan Patrakom USAT, maka konektivitas suara dan data dimungkinkan menjangkau ke seluruh wilayah. “Ini akan memainkan peran penting dalam usaha memodernisasi industri seperti perikanan, manajemen kapal yang efisien, dan untuk meningkatkan kualitas hidup serta kesejahteraan jutaan para pelaut,” ujarnya.(jpg/jpnn)

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar