Tenang, Pemerintah Tetap Berupaya Menjaga Pasokan Vaksin Covid-19

Tenang, Pemerintah Tetap Berupaya Menjaga Pasokan Vaksin Covid-19
Seorang vaksinator menyiapkan vaksin Covid-19 buatan Sinovac, Tiongkok, yang akan disuntikkan kepada lansia. Foto: Ricardo/jpnn.com

jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah saat ini terus berupaya menjaga pasokan vaksin covid-19. Selain impor vaksin dari beberapa negara, Indonesia juga berusaha mengembangkan vaksin dalam negeri.

Juru Bicara Vaksin Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmidzi mengatakan perjalanan program vaksinasi masih sesuai rencana. Sebanyak 7 juta vaksin sudah didistribusikan.

Dia membeberkan sesuai peta jalan, sekitar 1,45 juta tenaga kesehatan ditargetkan menerima vaksin sampai April. Sedangkan masyarakat lanjut usia yang menerima vaksin ditargetkan sekitar 21,5 juta orang. Petugas pelayanan publik sebanyak 16,9 juta.

Ketersediaan vaksin sangat memengaruhi kelancaran program vaksinasi dan tergantung kapasitas produsen. "Ketersediaan vaksin sudah dipesan, tinggal menunggu pengiriman," kata Siti Nadia di Jakarta pada Selasa (23/2).

Siti Nadia menyebut ada empat cara memenuhi pasokan vaksin Covid-19. "Membeli vaksin jadi, membuat vaksin seperti dilakukan Biofarma dengan Sinovac, menjadi bagian dari covax facility, dan mengembangkan vaksin Merah Putih."

Saat sambutan acara Internasional Conference on Tackling the Covid-19 secara virtual, Presiden Joko Widodo mengatakan Indonesia sangat beruntung telah mengamankan pasokan vaksin Covid-19. Dia mengatakan, saat ini negara-negara di dunia berpacu mengamankan vaksin Covid-19.

Menurut dia, Indonesia telah menjalin diplomasi untuk mendapatkan komitmen vaksin dari awal pandemi Covid-19. Sehingga, Indonesia dapat memulai program vaksinasi Covid-19 pada Januari 2021. (flo/jpnn)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:

Presiden Joko Widodo mengatakan Indonesia sangat beruntung telah mengamankan pasokan vaksin Covid-19.


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News