Tentara Rusia Menjarah Sejumlah Toko dan Apotek

Tentara Rusia Menjarah Sejumlah Toko dan Apotek
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy berbicara selama wawancara dengan Reuters di Kiev, Ukraina, 1 Maret 2022. (ANTARA/Reuters/Umit Bektas/as)

Wali kota setempat mengatakan Mariupol telah digempur habis-habisan oleh roket sejak Selasa malam dan pihaknya belum bisa mengevakuasi korban yang terluka.

Namun, di dua front pertempuran di timur dan utara, Rusia sejauh ini belum mengalami banyak kemajuan.

Dua kota terbesar Ukraina, Kiev dan Kharkiv, masih bertahan menghadapi pengeboman yang makin intens.

Sementara itu, Moskow makin terisolasi secara ekonomi dan diplomatik sejak Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan operasi militer khusus ke Ukraina pekan lalu.

"Dia pikir dia bisa begitu saja masuk ke Ukraina dan dunia akan terbalik."

"Dia malah bertemu dengan dinding kekuatan yang tak pernah dia perkirakan atau bayangkan. Dia bertemu rakyat Ukraina," kata Presiden AS Joe Biden dalam pidato kenegaraannya di depan Kongres, Selasa.

Para anggota parlemen AS kemudian berdiri dan bertepuk tangan, banyak dari mereka juga melambaikan bendera Ukraina.

Rusia mengatakan telah mengirim delegasi untuk perundingan putaran kedua di dekat perbatasan Belarus, tetapi Presiden Zelenskiy mengatakan Rusia perlu menghentikan pengeboman jika ingin melanjutkan perundingan.

Tentara Rusia disebut melakukan penjaran terhadap sejumlah toko dan apotek di Kota Oblast.

Sumber ANTARA

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News