Terduga Teroris Probolinggo Mengenal Amrozi, Begini Kisahnya

Terduga Teroris Probolinggo Mengenal Amrozi, Begini Kisahnya
GARIS POLISI: Rumah orang tua terduga teroris AP di Dusun Sumberan, Desa Sumberkedawung, Kecamatan Leces, Probolinggo yang dipasangi garis polisi. AP (foto kiri). Foto: Zainal Arifin/Radar Bromo

jpnn.com, PROBOLINGGO - Polisi menangkap seorang terduga teroris berinisial AP di Kota Probolinggo, Jumat (18/5). Warga Jalan Taman Anggrek RT 1/ RW 5, Kelurahan Sumbertaman, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo mengenal Amrozi yang dikenal sebagai pelaku Bom Bali I.

AP bertemu dan berkenalan dengan Amrozi saat menikahi istri pertamanya yang asal Lamongan. Sebab, istri pertama AP merupakan tetangga Amrozi.

Adalah Endang Sulistiowati (61), tetangga orang tua AP yang mengunkapkan tentang perjumpaan terduga teroris itu dengan Amrozi. Endang bertetangga dengan orang tua AP di Dusun Sumberan RT 3/ RW 6, Desa Sumberkedawung, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo.

"AP itu dulu setelah lulus sekolah menengah atas langsung pergi ke Surabaya untuk bekerja. Nah, saat itulah dia menjalin kasih dengan seorang wanita asal Lamongan. Hubungan tersebut sampai ke jenjang pernikahan," ujar Endang.

Menurut Endang, AP sebelum menikah dikenal sebagai sososk periang. Namun, usai menikah, AP berubah menjadi sosok pendiam.

Dari pernikahan pertama itu, AP dikaruniai tiga anak. Setahun lalu, AP bercerai dari istri pertamanya.

Selanjutnya, AP membawa anak-anak hasil pernikahan pertamanya pulang ke Probolinggo. Tak lama setelah bercerai, AP menikahi seorang janda asal Madura.

Pernikahan kedua AP disebut-sebut tanpa restu orang tuanya. Namun, hal itu tak menghalangi AP untuk menikahi istrinya yang sekarang ini.

Polisi menangkap warga Jalan Taman Anggrek RT 1/ RW 5, Kelurahan Sumbertaman, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo berinisial AP yang menjadi terduga teroris.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News