Terpeleset Masuk ke Gorong - Gorong, Bocah Tewas

Terpeleset Masuk ke Gorong - Gorong, Bocah Tewas
Tenggelam. Ilustrasi. Foto: Pixabay

jpnn.com, BANDUNG - Nasib tragis dialami Dio Agria Putra. Bocah 7 tahun itu tewas setelah terseret arus Sungai Cilintung, sekitar Gang Muhammad Syahri, Kecamatan Mandalajati, Kota Bandung, Jumat lalu.

Dari keterangan camat Mandalajati, diketahui sepulang salat Jumat, Dio hendak menyeberangi Sungai Cilintung. Saat itu debit air sungai tersebut tinggi karena hujan deras yang berlangsung cukup lama.

''Dia terpeleset masuk ke dalam gorong-gorong dan terbawa arus yang bermuara ke Sungai Cilintung,'' ungkap camat Mandalajati.

Upaya pencarian yang melibatkan unsur kelurahan, kecamatan, warga, tim SAR Kota Bandung, damkar, kepolisian, dan koramil pun dilakukan.
Namun, sampai pukul 16.00, Dio belum juga ditemukan.

Humas Basarnas Kantor SAR Bandung Joshua Banjarnahor menyatakan, saat laporan masuk, pihaknya menurunkan sejumlah tim rescue.

Tim pencarian menyisir lokasi sejak awal korban terseret arus air hingga bagian-bagian seperti bawah kali dan pinggiran-pinggiran kali.

Jasad Dio akhirnya ditemukan pada Minggu (19/11) di daerah Cisaranten, sekitar jembatan proyek Summarecon.

''Korban ditemukan di RT 02, RW 04, Kelurahan Cisaranten, Kidul Kecamatan Gedebage, dalam keadaan meninggal,'' kata Joshua. (krn/sasadu/c22/ami/jpnn)


Bocah yang jatuh terpeleset baru ditemukan di sekitar jembatan proyek Summarecon


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News