Tinggal di Apartemen, 8 WN Nigeria Ditangkap Imigrasi Jakarta Utara

Tinggal di Apartemen, 8 WN Nigeria Ditangkap Imigrasi Jakarta Utara
Imigrasi Jakarta Utara menangkap delapan warga Nigeria yang diduga overstay dan mereka tinggal di apartemen di kawasan Jakarta Utara.ANTARA/HO-Imigrasi Jakarta Utara

jpnn.com, JAKARTA - Sebanyak delapan warga negara (WN) asal Nigeria ditangkap petugas Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jakarta Utara.

WN Nigeria itu melanggar masa izin tinggal (overstay) di apartemen kawasan Pademangan pada Kamis (22/2) dan Kelapa Gading pada Sabtu (24/2).

Kedelapan warga asal Nigeria itu IGM, CON, OAN, COA, URC, OIP, EZC, dan BM.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jakarta Utara Qriz Pratama mengatakan kedelapan orang asing itu melakukan berbagai pelanggaran mulai dari overstay selama delapan bulan sampai dengan enam tahun serta lima diantaranya tidak dapat menunjukkan dokumen perjalanan atau paspor.

Dia mengatakan telah melakukan pengecekan melalui database keimigrasian (SIMKIM) dan tercatat kedelapan warga asing yang telah tinggal di Indonesia melebihi batas waktu izin tinggal yang diberikan.

"Empat orang di antaranya telah warga ilegal (Illegal stay) karena paspor yang dimiliki juga sudah habis masa berlaku," kata Qriz, Selasa.

Dia mengatakan empat warga asing terbukti overstay melanggar pasal 78 Ayat (3) Undang-Undang No. 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

Sementara empat orang lainnya diduga melanggar pasal 119 UU Keimigrasian karena berada di Indonesia dengan tidak memiliki dokumen perjalanan (paspor) dan visa yang sah dan masih berlaku.

Sebanyak delapan warga negara (WN) Nigeria ditangkap petugas Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jakarta Utara.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News