TIngkat Konsumsi Ikan Masih Rendah

TIngkat Konsumsi Ikan Masih Rendah
TIngkat Konsumsi Ikan Masih Rendah
Berdasarkan wilayah, tingkat konsumsi ikan masyarakat Jawa memang sangat rendah dibandingkan di Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua. Victor menilai, rendahnya konsumsi ikan sangat terkait dengan kurangnya informasi tentang manfaat konsumsi ikan bagi kesehatan. Selain itu, adanya budaya dan mitos negatif berkenaan makan ikan. Padahal ikan memiliki kandungan gizi yang baik seperti protein, asam lemak omega 3 dan 6, vitamin, dan berbagai mineral.

Hal lain yang turut berpengaruh, yakni kurang optimalnya suplai ikan bermutu dan belum berkembangnya jaringan distribusi yang merata di seluruh wilayah Indonesia. Data Badan Pusat Statistik (BPS) yang diolah KKP menyebutkan, total produksi perikanan nasional tahun ini sudah mencapai 10,65 juta ton. Sedangkan laju pertumbuhan produksi nasional sejak 2005-2009 mencapai 10,02 persen.

Victor mengatakan, Jogja memiliki potensi besar dalam pembangunan sektor kelautan dan perikanan. ”Selain berpotensi besar sebagai wilayah produksi perikanan tangkap maupun perikanan budidaya, Jogja juga memiliki peran melalui Universitas Gadjah Mada dalam pengembangan teknologi bidang kelautan dan perikanan. Salah satunya dengan pengembangan Sistem Logistik Ikan Nasional (SLIN),” ujarnya.

”Sistem logistik yang melibatkan komponen hardware (perangkat keras), software (perangkat lunak) dan brainware (manusia yang berhubungan dengan sistem computer, Red) sangat penting dalam menjawab persoalan di bidang ketersediaan, keterjangkauan dan kestabilan harga ikan,” ujarnya. (nel)

JAKARTA – Meski tiga perempat wilayah Indonesia terdiri dari laut, yaitu kurang lebih 5,8 juta km dan merupakan negara kepulauan terbesar di


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News