Tips Bersepeda Aman, Agar Terhindar dari Serangan Jantung

Tips Bersepeda Aman, Agar Terhindar dari Serangan Jantung
Tips bagi pesepeda agar terhindar dari serangan jantung dari pakar kesehatan. Ilustrasi: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, SURABAYA - Olahraga bersepeda memiliki banyak manfaat, salah satunya bagi kesehatan jantung karena dapat menurunkan angka penyakit kardiovaskuler.

Namun, tak jarang ada pesepeda yang justru terkena serangan jantung ketika melakukan olahraga itu.

Lalu bagaimana agar aman dan menghindari hal itu terjadi?

Pakar Kardiologi Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Airlangga (Unair), dr. Meity Ardiana membagikan tipsnya.

Menurut dr. Meity jika pesepeda memiliki risiko dengan penyakit jantung maka dianjurkan untuk konsultasi terlebih dahulu. 

"Konsultasinya ke ahli jantung, kalau tidak, maka bersepeda secara bertahap," kata dia, Rabu (2/6).

Dia menuturkan tahapan itu berdasarkan FITT yaitu frequency, intensity, time, dan type.

Pada awal mula bersepeda dilakukan tiga kali seminggu. 

Kemudian bertahap hingga setiap hari atau tujuh kali seminggu. Intensitas bisa diawali dengan ringan hingga menyesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing orang. 

"Penentuan intensitas dapat dilakukan berdasar mets atau metabolic equivalents pada individu tersebut," jelas dia.

Kemudian, lajut dr. Meity, perhatikan time atau berapa lama waktu bersepeda.

Dia menyarankan pemula bisa dengan durasi 20 menit per sekali bersepeda, baru kemudian ecara bertahap dinaikkan sesuai rekomendasi dokter jantung.

Tips terakhir yakni type, contohnya ketika yang awal hanya melakukan aerobic exercise seperti bersepeda bisa menambah olahraga tipe lain seperti resistance training yang digunakan untuk melatih kemampuan otot. 

"Tentunya menyesuaikan kondisi fisik masing-masing individu," tutur Meity. (mcr12/jpnn)

dr Meity membagikan beberapa tips bagi pesepeda agar terhindar dari serangan jantung


Redaktur & Reporter : Arry Saputra

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News