TNI AD Kecam Perlakuan Arogan Debt Collector kepada Serda Nurhadi

Minggu, 09 Mei 2021 – 14:06 WIB
TNI AD Kecam Perlakuan Arogan Debt Collector kepada Serda Nurhadi - JPNN.com
Tangkapan layar video viral di media sosial dengan narasi mobil anggota TNI AD dikerubuti oleh sekelompok mata elang di Koja, Jakarta Utara, Kamis (6/5/2021). ANTARA/HO-Instagram.

jpnn.com, JAKARTA - Kapendam Jaya Kolonel Arh Herwin BS mengaku pihaknya tidak terima dengan aksi arogan debt collector terhadap Babinsa Ramil Semper Timur II/05 Kodim Utara 0502 Serda Nurhadi.

Herwin mengatakan, anak buahnya menggunakan baju dinas PDL loreng itu dikepung debt collector di depan Tol Koja Barat- Jakut, saat mengendarai Honda Mobilio Nopol B 2638 BZK yang hendak mengantar orang sakit  ke Rumah Sakit (RS).

"Pihak Kodam Jaya setelah mendapat informasi terkait adanya video yang viral di media sosial WhatsApp Group, segera melaksanakan pengumpulan keterangan," kata dia dalam keterangan yang diterima, Minggu (9/5).

Menurut Herwin, pemilik kendaraan ialah Nara yang bekerja sebagai wirausaha.

Herwin menceritakan, pada Kamis yang lalu, Serda Nurhadi yang berada di Kantor Kelurahan Semper Timur, menerima laporan dari anggota Satpol PP mengenai kendaraan yang dikerubuti sekitar 10 orang.

Kondisi itu mengakibatkan kemacetan. Dan di dalam mobil tersebut ada anak kecil dan satu orang sakit. Nurhadi pun berinisiatif membantu dan mengambil alih sopir mobil untuk mengantar ke rumah sakit melalui jalan Tol Koja Barat.

"Namun dikerubuti oleh beberapa orang debt collector. Karena kondisi kurang bagus, maka Serda Nurhadi membawa mobil tersebut ke Polres Jakut dengan diikuti oleh beberapa orang debt collector," jelas dia.

Herwin menjelaskan, Nurhadi sebagai Babinsa terpanggil untuk membantu warga yang sedang sakit untuk dibawa ke rumah sakit. Dia memastikan Nurhadi tidak mengetahui kondisi mobil tersebut bermasalah.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...