TNI AL Berhasil Bekuk Komplotan Perompak di Selat Malaka dan Selat Singapura

Dia menjelaskan komplotan ini selalu merekrut warga lokal untuk ikut serta dalam aksinya agar memudahkan dalam mencari tempat tinggal dengan tanpa menunjukkan indentitas sebenarnya.
“Selain itu, para perompak ini mencuri spare part di atas kapal yang melintas di Outer Port Limit (OPL) dan sekitarnya, formasinya selalu tetap dan bisa saja saling silang berganti ketua kelompok disaat aksi yang berbeda,” ungkap Mayor Panjaitan.
Saat ini terduga komplotan pelaku perompakan sedang dilaksanakan penyidikan dan proses hukum lebih lanjut.
Dalam berbagai kesempatan, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menegaskan TNI AL akan senantiasa meningkatkan kesiapan operasional baik itu Alutsista maupun personel guna mencegah praktek kejahatan dari dan melalui laut, untuk menjamin keselamatan pengguna laut nusantara.(fri/jpnn)
Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tanjungbalai Karimun berhasil membekuk tiga pelaku perompakan yang kerap beraksi di Selat Malaka dan Selat Singapura.
Redaktur & Reporter : Friederich Batari
- KSAL Minta Tunggakan BBM TNI AL Rp 5,45 T ke Pertamina Diputihkan, Bahlil Berkata Begini
- Soal Pembayaran Tunggakan Triliunan TNI AL, Menhan Singgung Kebijakan Tersentralisasi
- Rapat Bareng Menhan, Legislator Ungkit Utang Triliunan TNI AL
- Momen KSAL Minta Tunggakan BBM TNI AL Rp 2,25 T ke Pertamina Diputihkan
- Prajurit TNI AL Sigap Mengevakuasi Warga Terdampak Banjir di Pesawaran Lampung
- TNI AL Menggagalkan Penyelundupan 7 Calon PMI Ilegal ke Malaysia