TNI-Polri Datangi Sejumlah Kiai Pascainsiden Desa Wadas, Ada Apa?

TNI-Polri Datangi Sejumlah Kiai Pascainsiden Desa Wadas, Ada Apa?
Kepolisian membagikan paket bahan kebutuhan pokok di Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupatem Purworejo, Kamis (10/2/2022). (ANTARA/ HO-Humas Polda Jateng)

jpnn.com, JAKARTA - Aparat TNI dan Polri mendatangi sejumlah kiai pascainsiden kekerasan di Desa Wadas, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Minggu (13/2). Para aparat juga melakukan aksi sosial sebagai langkah menginginkan situasi di Desa Wadas, kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes M Iqbal Alqudusy mengatakan pihaknya bersama TNI bahu membahu untuk melaksanakan kegiatan sambang warga termasuk silaturahmi kepada sejumlah tokoh agama, Minggu (12/2) pagi.

"Kegiatan dipimpin Kapolsek dan Danramil, didukung personil dari Polres, Polsek, dan Koramil Kecamatan Bener," kata dia dalam siaran pers.

Dalam kegiatan itu, konselor Polres Purworejo memberikan pelatihan psikoedukasi kepada warga. Pelatihan ini ditujukan agar warga senantiasa termotivasi untuk berkarya dan berpikir positif dalam kehidupan sehari-hari.

"Pelatihan ini juga bermanfaat agar warga berpikir terbuka dan mau menerima perbedaan yang ada di lingkungannya. Karena bagaimanapun perbedaan itu sesuatu yang lumrah dalam hidup bermasyarakat," kata Iqbal.

Selain itu, lanjut perwira yang pernah bertugas di Divisi Humas Mabes Polri itu, pihaknya turut memberikan bantuan sosial itu dan kegiatan bersih-bersih serta pengecatan musala.

Kemudian, para personel TNI-Polri bersilaturahmi dengan tokoh agama sekaligus memberikan tali asih berupa sejumlah perlengkapan ibadah dan Al-Qur'an.

"Di Musala Hidayatul Mukmin, Dusun Kaliawis, tali asih diterima oleh takmir Kiai Munawir; di Mushola Al Muhtadin, Dusun Kaliancar tali asih diterima oleh Kiai Naruh; sedangkan di Mushola Al Ikhlas, Dusun Kaliancar, tali asih diterima Kiai Rofingi," jelas dia.

Aparat TNI dan Polri mendatangi sejumlah kiai pascainsiden kekerasan di Desa Wadas. Para warga juga diajak untuk mengikuti pelatihan psikoedukasi.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News