Tuhan Hukum Salah Karena Batalkan Puasa, Bukan Ramos

Tuhan Hukum Salah Karena Batalkan Puasa, Bukan Ramos
Mohamed Salah. Foto: liverpoolfc

jpnn.com - Cedera yang dialami Mohamed Salah di final Liga Champions belum habis. Insiden tersebut bahkan menjadi tema salah seorang pengkhotbah asal Kuwait bernama Mubarak al Bathali.

Menurut Bathali, cedera yang dialami Mohamed Salah di final Liga Champions bukan karena Sergio Ramos namun bentuk hukuman dari Tuhan.

Bathali mengatakan bahwa “Tuhan menghukum Salah” karena membatalkan puasanya sebelum pertandingan di Kiev melawan Real Madrid pada hari Minggu.

Lihat: Alhamdulillah, Mohamed Salah Bisa Tampil di Piala Dunia 2018

Bermain sepakbola bukan alasan yang sah untuk makan selama Ramadan.

Dia mengatakan tidak ada alasan Salah membatalkan puasa karena jihadis sekalipun dalam keadaan perang dan menghadapi musuh tetap berpuasa. Dia menambahkan bahwa “pintu pertobatan terbuka”.

Bathali yang telah menjadi pusat kontroversi di masa lalu dengan dukungan terbuka untuk al-Qaeda mengklarifikasi bahwa merusak puasa untuk bermain sepak bola adalah dosa. Akan tetapi tidak masalah jika Salah makan atau minum untuk perjalanan dari Inggris ke Ukraina.

Sebelum pertandingan, fisioterapis Liverpool, Ruben Pons menegaskan Salah yang kini dianggap pahlawan di seluruh dunia Muslim akan membatalkan puasa untuk final. Itu diputuskan Salah setelah berdiskusi dengan ahli gizi.

Mohamed Salah sempat diragukan tampil di Piala Dunia 2018 karena cedera yang dialaminya di final Liga Champions.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News