Turis Asing Belum Datang, Bali Kembali ke Budaya Asli

Turis Asing Belum Datang, Bali Kembali ke Budaya Asli
Pemerintah Bali mengatakan akan terus menutup kunjungan turis asing hingga waktu yang belum ditentukan. (Flickr: Anne-Mette Jensen)
Turis Asing Belum Datang, Bali Kembali ke Budaya Asli Photo: Robi Supriyanto dari kelompok musik Navicula melihat Bali telah kembali ke budaya aslinya, yakni bertani. (Koleksi pribadi)

 

"Tulang punggung Bali selama ini adalah pariwisata dan ekonomi anjlok karena besarnya ketergantungan pada sektor pariwisata sangat tinggi," ujarnya kepada ABC Indonesia.

Namun menurutnya masalah ini telah menciptakan "pergeseran budaya" setelah warga lokal yang kehilangan pekerjaan kembali ke desa mereka.

"Akhirnya terjadi peningkatan kerja di sektor pertanian, efeknya terhadap lingkungan secara tidak langsung adalah banyaknya orang bertani, mereka lebih banyak menggarap lahan," jelasnya.

Ia melihat semakin banyak warga Bali yang mulai merawat air, memperhatikan alam, memikirkan lahan-lahan untuk dijadikan lebih produktif, yang sebelumnya beralih fungsi untuk infrastruktur pariwisata.

"Bali telah kembali ke akarnya, kalau mau melihat budaya asli Bali yang sebenarnya adalah bertani, ini yang kita lihat sekarang," ujar Robi

'Berserah diri pada alam'
Turis Asing Belum Datang, Bali Kembali ke Budaya Asli

Kenali dampak psikologi pandemi virus corona di Indonesia dan cara mengatasinya.

 

Robi yang juga vokalis band Navikula, kelompok musik yang memadukan musik rock dengan pesan lingkungan, merasa Bali selama ini telah mengeksploitasi alamnya untuk pariwisata dan kini telah kembali ke alam.

Bali memutuskan untuk menunda membuka pintunya untuk turis internasional bulan depan, sehingga akan tutup hingga akhir tahun

Sumber ABC Indonesia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News