Ukraina Rilis Bukti Kejahatan Perang Rusia, Seluruh Dunia Bisa Mengaksesnya di Sini

Ukraina Rilis Bukti Kejahatan Perang Rusia, Seluruh Dunia Bisa Mengaksesnya di Sini
Mayat korban kekejaman tentara Rusia bergelimpangan di jalanan Kota Bucha yang berhasil direbut pasukan Ukraina kemarin, Sabtu (2/4). Wali Kota setempat mengatakan 300 warganya telah tewas akibat invasi Rusia. Foto: RONALDO SCHEMIDT / AFP

jpnn.com, KIEV - Kementerian Luar Negeri Ukraina bersama para mitranya membuat arisp online untuk mendokumentasikan kejahatan perang Rusia.

Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba mengatakan bukti yang terkumpul dalam arsip tersebut membuat para penjahat perang tidak bisa melarikan diri dari pengadilan.

"Ribuan orang Ukraina telah dibunuh, disiksa, dan ditembak oleh tentara Rusia," kata Kuleba dalam keterangannya, Sabtu (16/4).

Dia menjelaskan kondisi korban perang di kota Bucha yang ditemukan pasukan Ukraina.

"Perempuan dan anak-anak diperkosa dan dibunuh. Tentara Rusia kerap menembaki rumah bersalin, rumah sakit, sekolah, taman kanak-kanak, dan koridor kemanusiaan. Mereka mendeportasi orang-orang secara paksa ke Rusia," tutur Kuleba.

Untuk itu, Ukraina membuat arsip online khusus untuk mempublikasikan kejahatan perang sehingga dunia bisa mengetahuinya.

"Semua orang Rusia bertanggung jawab atas setiap tetes darah orang Ukraina yang mereka tumpahkan," tutur anggota Dewan Pertahanan dan Keamanan Nasional Ukraina itu.

Perlu diketahui, arsip online tersebut bisa diakses di situs https://war.ukraine.ua/russia-war-crimes.

Kementerian Luar Negeri Ukraina bersama para mitranya membuat arisp online untuk mendokumentasikan kejahatan perang Rusia.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News