Ular Phyton Kunjungi Rumah Warga

Ular Phyton Kunjungi Rumah Warga
Ular Phyton Kunjungi Rumah Warga

jpnn.com - PARUNGKUDA - Ular sanca kembang (Python reticulatus) dengan bobot 20 Kilogram (Kg) dan panjang 4 meter berkunjung ke rumah warga.

Ular pemilik kulit bercorak batik itu ditemukan di belakang rumah warga Kampung Babakan Pendeuy Rt 01/05 Desa Bojongkokosan Kecamatan Parungkuda, Sukabumi, Kamis (13/11).
 
Penemuan ular phyton tersebut bermula saat pemilik rumah, Hendra (38) mendengar bunyi desisan yang berasal dari belakang rumahnya. Kendati saat itu dalam keadaan hujan deras, namun suara asing tersebut terdengar jelas hingga membuat Hendra penasaran dan memeriksanya.
 
"Pas saya ke belakang rumah, ada ular ini. Spontan jantung saya langsung dekdekan," kata Hendra kepada Radar Sukabumi (Grup JPNN) saat ditemui di kediamannya.
 
Kaget melihat keberadaan ular yang ukurannya tidak biasa, Hendra pun langsung memanggil tetangganya yang ahli menangkap ular. Dengan menggunakan tambang, Hendra bersama tetangganya akhirnya berhasil menangkap ular tersebut.
 
"Saya kan tidak berani menangkapnya, kebetulan tetangga saya ada yang biasa menangani ular. Akhirnya ular itu pun kami tangkap," aku pria yang bekerja sebagai tukang bengkel itu.
 
Hendra menduga, ular yang memiliki kekuatan lilitan itu keluyuran ke pemukiman lantaran cuaca buruk yang terjadi akhir-akhir ini. Sehingga, ular yang habitatnya di tempat lembab itu terpaksa keluar untuk mencari mangsa.

 "Apalagi kan rumah saya dekat semak-semak, mungkin ular ini keluar karena hendak mencari makan," duganya.
 
Agar tidak membahayakan, ular tersebut kini disimpan di dalam karung. Pasalnya, disekitar tempat tinggalnya banyak anak kecil sehingga hal ini akan membahayakan keselamatan mereka.
 
"Meskipun tidak bisa, tapi kami khawatir ini membahayakan. Makanya kami simpan ular ini di dalam karung," tandasnya seraya memandangi ular bermotif batik itu.
 
Beni,  sang pawang ular, mengaku kesulitan saat menangkap ular tersebut. Selain kondisinya licin, ular tersebut masih bertenaga ekstra layaknya hewan liar yang hidup di alam bebas.
 
"Sekitar satu jam baru bisa dijinakkan, sementara akan saya pelihara dulu khawatir membahayakan," singkat pria yang kerap disapa Bento. (lan/t)


PARUNGKUDA - Ular sanca kembang (Python reticulatus) dengan bobot 20 Kilogram (Kg) dan panjang 4 meter berkunjung ke rumah warga. Ular pemilik kulit


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News