Untuk Generasi Muda, Bacalah Pesan Ahok Ini

Untuk Generasi Muda, Bacalah Pesan Ahok Ini
Basuki Tjahaja Purnama. Foto: JPNN

jpnn.com - JAKARTA - Sumpah Pemuda yang dirayakan setiap 28 Oktober dimaknai Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama sebagai tonggak untuk meningkatkan rasa saling percaya. Ahok, sapaan Basuki, menyatakan, sikap saling percaya bisa mempersatukan seluruh lapisan masyarakat.

“Saya kira satu hal yang bisa kita pelajari dari Sumpah Pemuda ini saling percaya sebetulnya. Intinya percaya. Kita bisa mendeklarasikan satu nusa, bangsa, bahasa ini karena saling percaya. Ini yang penting,” kata Ahok usai menjadi Inspektur Upacara peringatan Sumpah Pemuda di IRTI Monas, Jakarta, Rabu (28/10).

Mantan Bupati Belitung Timur itu menambahkan, hilangnya rasa saling percaya merupakan suatu hal yang paling bahaya.

“Bukan hanya beda agama, sesama agama saja enggak saling percaya, sesama pemuda sekampung aja enggak saling percaya kok, satu sekolah aja bisa enggak saling percaya, itu yang paling bahaya. Jadi dasar yang harus kita bangkitkan kembali itu (rasa percaya),” ungkapnya.

Suami Veronica Tan ini mengimbau pemuda harus bangkit untuk menghapus stigma negatif, seperti malas, cuek, dan apatis. Para pemuda, sambung dia, harus membuktikan bahwa anggapan orang lain salah.

“Jadi para pemuda harus bisa menunjukan, kira-kira ngomong kasarnya gini lah, ‘Eh lo yang tua-tua jangan anggap remeh gue. Gue buktiin bahwa gue punya hidup lebih baik daripada lo. Gue akan lebih bersih daripada lo, gue lebih transparan daripada kamu dan saya akan lebih disiplin, lebih profesional kerja daripada kamu yang lebih tua’. Jadi pemuda harus mendeklarasikan itu sekarang,” tuturnya.

Ahok menjelaskan, para pemuda harus produktif sehingga tidak diremehkan oleh orang lain.  “Stigma orang ‘Ah pemuda hanya main sosmed aja 24 jam, buang sampah sembarang, malas belajar, enggak produktif, enggak kreatif’. Nah, kita harus buktikan bahwa anggapan orang itu salah. Kalau enggak mau diremehin Anda harus produktif, menciptakan sesuatu,” ucap Ahok. (gil/jpnn)

 


JAKARTA - Sumpah Pemuda yang dirayakan setiap 28 Oktober dimaknai Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama sebagai tonggak untuk meningkatkan


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News