Video Bukti Marc Marquez Rider Istimewa, Pantas jadi Legenda

Video Bukti Marc Marquez Rider Istimewa, Pantas jadi Legenda
Marc Marquez (93). Foto: Gold and Goose/LAT Images

jpnn.com, SACHSENRING - Juara bertahan MotoGP, Marc Marquez menjadi aktor utama balapan di Sirkuit Sachsenring, Minggu (15/7) malam WIB.

Marquez finis pertama, mencatat sembilan kemenangan beruntun di Sachsenring sejak 2010. Sebutan Raja Sachsenring tak akan tergantikan. Balapan kemarin malam adalah kali terakhir di sirkuit tersebut. Musim depan, Sachsenring tak masuk kalender MotoGP.

Sejak 2010, saat Marquez masih di kelas 125cc, rider Spanyol itu sudah menguasai lintasan yang memang lebih banyak belokan ke kiri, sesuai dengan kesukaan Marquez. Tahun berikutnya, di Moto2, Marquez kembali finis pertama. Setahun kemudian, 2012, masih di Moto2, dia kembali menjadi jawara. Saat debut di MotoGP 2013, Marquez mengukuhkan diri sebagai penguasa. Sejak saat itu hingga race Minggu malam kemarin, Marquez selalu menjadi pemenang.

Ada yang istimewa usai balapan kemarin. Setelah finis, dalam victory lap-nya, Marquez berhenti pengin menyapa penonton. Entah sudah direncanakan sebelumnya atau tidak, Marquez memilih tribune yang disesaki atribut 46. Itu tempat berkumpulnya fan Valentino Rossi.

Marquez seperti tak peduli dengan rivalitas masa lalu, saat begitu banyak fan Rossi yang menyatakan perang terbuka dengan Marquez.

Dia meloncati pagar pembatas, berdiri di kerumunan fan Rossi lalu tertawa dan bergembira bersama. Ajaib. Semua cair.

"Saya berhenti untuk mengatakan halo kepada fan. Namun, kemudian saya melihat bahwa saya bisa naik ke sana, berkumpul bersama mereka. Kenapa tidak?" tutur Marquez di laman Crash.

Marquez bersorak-sorai bersama fan, penggemar Rossi. "Itu sangat menyenangkan berada di sana bersama para fan," katanya.

Entah sudah direncanakan sebelumnya atau tidak, Marc Marquez memilih tribune yang disesaki atribut 46, tempat berkumpulnya fan Valentino Rossi.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News