Wakatobi 100 Persen UN Berbasis Kertas dan Pensil

Wakatobi 100 Persen UN Berbasis Kertas dan Pensil
Siswa mengerjakan soal ujian nasional. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Kepala Pusat Penilaian Pendidikan Balitbang Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Prof Nizam mengatakan, penyelenggaran ujian nasional (UN) di Kabupaten Wakatobi Provinsi Sulawesi Tenggara 100 persen masih berbasis kertas dan pensil (UNKP). Peserta ujian di Kabupaten Wakatobi sebanyak 4.485 peserta dari 86 satuan pendidikan, baik dari jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), dan SMK.

Pada jenjang SMP diikuti 2141 siswa dari 25 satuan pendidikan. Sedangkan pada jenjang SMA diikuti 1.766 siswa dari 25 satuan pendidikan. Sementara itu, untuk pendidikan non formal, UN tahun ini diikuti 432 siswa dari 5 satuan pendidikan non formal.

"Karena 100 persen UNKP, makanya Mendikbud meninjau pelaksanaan UN di Wakatobi. Alhamdulillah, mereka berjanji tahun depan akan melaksanakan UN berbasis komputer," kata Nizam yang mendampingi Mendikbud Muhadjir Effendy memonitoring UN Wakatobi, Senin (3/4).

Dari Wakatobi, Menteri Muhadjir memberikan semangat kepada 7,7 juta peserta tersebar di 98 ribu satuan pendidikan jenjang SMP, SMA, dan SMK, yang sedang dan akan menempuh ujian nasional.

“UN hanyalah salah satu proses penilaian pendidikan, maka kerjakanlah dengan percaya diri dan jujur,” pesan Muhadjir.

“Pemerintah peduli dan memberikan apresiasi tertinggi terhadap daerah-daerah atas komitmennya melangsungkan proses penilaian pendidikan ini,” lanjutnya.(esy/jpnn)



Redaktur & Reporter : Mesya Mohamad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News