Walah! Kepergok Telanjang Bulat di Bilik Pijat Plus

Walah! Kepergok Telanjang Bulat di Bilik Pijat Plus
Walah! Kepergok Telanjang Bulat di Bilik Pijat Plus

BALIKPAPAN – Sedikitnya delapan wanita yang bekerja di sebuah panti pijat di Kecamatan Balikpapan Utara, kawasan Strat I Samarinda, diamankan lantaran masih melakukan praktik prostitusi, Senin (10/3) malam.

Petugas memergoki pria yang sudah tidak mengenakan pakaian di sebuah ruangan pijat di RT 03. Kepada petugas, si perempuannya mengaku belum berhubungan badan, baru negosiasi harga.

“Memang sudah telanjang bulat, tapi kami belum sempat main. Tadi pas masuk ke kamar saya, itu kami baru buka baju, belum ngapa-ngapain,” terang Umi, saat diperiksa polisi. Soal tarif pijat plus, antara Rp 250 ribu sampai dengan Rp 350 ribu per jam.

Hartini salah seorang pemilik panti pijat plus, mengaku memang tempat tersebut dijadikan tempat prostitusi.

“Saya cuma nyediakan tempat, kalau dia mau seperti itu ya terserah mereka. Jelas izin usaha saya sudah lengkap semua kok,” terang Hartini kepada Balikpapan Pos (Grup JPNN) di Mapolsek Balikpapan Utara.

Kapolsek Balikpapan Utara, AKP Sarbini mengatakan, operasi ini akan terus dilakukan untuk mengurangi penyakit masyarakat (pekat) yang ada di Kota Balikpapan.

“Akan terus kami lakukan baik malam, siang dan waktu-waktu tertentu. Yang jelas ini baru awal upaya kami untuk mengatasi pekat. Masih banyak kegiatan-kegiatan yang akan kami lakukan nanti,” pungkas Sarbini. (dep/pri/war/sam/jpnn)

BALIKPAPAN – Sedikitnya delapan wanita yang bekerja di sebuah panti pijat di Kecamatan Balikpapan Utara, kawasan Strat I Samarinda, diamankan…