Wali Kota Balikpapan: Membangun IKN Lebih Realistis Daripada 40 Kota Setaraf Jakarta

Wali Kota Balikpapan: Membangun IKN Lebih Realistis Daripada 40 Kota Setaraf Jakarta
Ilustrasi Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Foto: Dok PUPR

Salah satunya adalah fakta sejarah bahwa Kalimantan pernah menjadi pusat Nusantara sebelum Negara Kesatuan Republik Indonesia berdiri.

“Kerajaan tertua di Nusantara adalah Kutai, ada di Kalimantan. Kerajaan yang mengenal agama pertama, dan salah satunya Islam yang terbesar, ada di Kalimantan. Inilah yang menjadikan warga Kalimantan yakin bahwa sudah ada tanda-tanda kalau pemindahan ibu kota bisa mengembalikan kejayaan peradaban kita,” ungkap dia.

Politisi Golkar itu berterima kasih kepada calon wakil presiden nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka, yang menggaungkan aspirasi warga Kalimantan dalam debat cawapres, pada Jumat (22/12).

Dia mengapresiasi bagaimana Gibran menarasikan pembangunan IKN bukan sekadar upaya pemerataan ekonomi, tapi juga sebagai simbol Indonesia sentris yang tidak terpusat di Pulau Jawa.

“Apa yang disampaikan Mas Gibran dalam debat kemarin, khususnya soal IKN dan pemerataan, adalah simbol ‘perlawanan’ anak muda untuk bangkit,” tambahnya.

Adapun, pasangan calon presiden-wakil presiden nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar diketahui tak setuju pemindahan ibu kota.

Dalam debat cawapres, Muhaimin bahkan menyebutkan dibandingkan membangun ibu kota, lebih baik mengembangkan ibu kota agar setara Jakarta. (mcr4/jpnn)

Rahmad Mas’ud menegaskan bahwa warga Kalimantan mendukung penuh pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) dari DKI Jakarta ke Kalimantan Timur.


Redaktur : Elvi Robiatul
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News