Wamen Todotua Pasaribu Dorong Investasi Energi Terbarukan di Indonesia
jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah terus mendorong investasi di sektor energi terbarukan untuk mencapai target transisi energi yang lebih berkelanjutan.
Karena saat ini dari total 3.700 gigawat potensi engeri terbarukan baru terserap sekitar 1 persen atau 13,08 gigawat.
Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi Todotua Pasaribu mengatakan pemerintah terus menggodok strategi dalam menarik investor dari luar.
Salah satunya adalah Prancis yang saat ini akan berpartisipasi dalam pengembangan di sektor itu.
“Kita tahu potensi terbesar kita ada di energi surya, hidro, dan geotermal. Indonesia memiliki sumber daya geotermal yang besar. Ini peluang bagi investor untuk masuk, terutama dalam pengembangan pembangkit listrik berbasis energi hijau,” kata Todotua Pasaribu dalam keterangan tertulisnya, Kamis (20/2).
Tidak hanya itu, dengan meningkatnya komitmen global terhadap pengurangan emisi karbon, Indonesia berupaya mempercepat peralihan dari energi fosil ke energi terbarukan melalui berbagai kebijakan insentif.
“Pemerintah telah menyiapkan berbagai insentif, kemudahan perizinan, dan skema feed-in tariff agar investasi energi hijau semakin menarik,” ujar Wamen lulusan Universitas Trisakti ini.
Berbicata tentang tantangan Regulasi dan Infrastruktur, Todotua hal ini memang perlu terus ditata untuk mempercepat investasi di sektor energi terbarukan. Salah satunya adalah regulasi dan infrastruktur yang masih perlu disempurnakan.
Pemerintah terus mendorong investasi di sektor energi terbarukan untuk mencapai target transisi energi yang lebih berkelanjutan.
- Ciwaru Sukabumi Jadi Potret Sinergi Tiga Program Prioritas Pemerintah
- Pemerintah Klaim Investor Antre Masuk ke Indonesia
- Fahira Idris Dorong Investor Terlibat dalam 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta
- Investasi Tak Lagi Rumit, bank bjb Hadirkan Pilihan SR025 Mulai Rp 1 Juta
- IPPGA Group Luncurkan The Indonesia PPGA Playbook
- Kepala BP Taskin: Pengesahan RUU Perampasan Aset Perkuat Upaya Pemerintah Atasi Kemiskinan
JPNN.com




