Wamentan Harvick Dorong Kabupaten Sorong Menjadi Lumbung Ternak di Papua Barat Daya

Wamentan Harvick Dorong Kabupaten Sorong Menjadi Lumbung Ternak di Papua Barat Daya
Wakil Menteri Pertanian saat meninjau peternakan yang dikelola Kelompok Tani Peternak Tunas Niaga di distrik Mariat, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, Jumat (29/12). Foto: Dokumentasi Humas Kementan

jpnn.com, SORONG - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Harvick Hasnul Qolbi terus mendorong pengembangan potensi peternakan sapi potong di Kabupaten Sorong untuk terus ditingkatkan.

Hal ini disampaikan Wamentan Harvick saat meninjau peternakan yang dikelola Kelompok Tani Peternak Tunas Niaga di distrik Mariat, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, Jumat (29/12).

"Saya mengapresiasi peternakan di sini, karena mampu melakukan budi daya ternak dengan baik. Senang sekali karena jumlah tersebut sudah maksimal, tetapi per hari pemotongannya ini sudah banyak sekali, RPH (rumah potong hewan)-nya tinggi sekali sekitar 20 ekor per hari," kata Wamentan Harvick.

Wamentan Harvick mengatakan populasi hewan sapi potong di Kabupaten Sorong perlu ditingkatkan.

Dia berharap Kabupaten Sorong dapat menjadi lumbungnya ternak sapi di Papua Barat Daya.

"Tujuan kami ke sini salah satunya meningkatkan produksi sapi di Sorong, karena kebutuhan daging sangat tinggi. Jadi dengan produktivitas yang tinggi diharapkan dapat memenuhi kebutuhan daging, utamanya di Papua Barat Daya," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sorong Heny Nauw mengungkapkan daerahnya mampu menyumbang hewan sapi potong terbesar di Papua Barat Daya.

Pada 2022 lalu, jumlah populasi sapi di daerah tersebut mencapai 24.300 ekor.

Wamentan Harvick dorong peningkatan produksi sapi di Kabupaten Sorong agar menjadi lumbung ternak di Papua Barat Darat

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News