JPNN.com

Warga Maumere Rindu Jokowi, Kerumunan Saat Itu Reaksi Spontan

Minggu, 28 Februari 2021 – 00:14 WIB
Warga Maumere Rindu Jokowi, Kerumunan Saat Itu Reaksi Spontan - JPNN.com
Kerumunan massa yang terjadi saat Presiden Jokowi kunker. Foto: tangkapan layar Instagram NTT1958

jpnn.com, KUPANG - Ketua DPRD Nusa Tenggara Timur (NTT) Emilia Nomleni menilai bahwa kerumunan warga yang terjadi di Kota Maumere, Kabupaten Sikka, merupakan reaksi spontanitas yang membuktikan kerinduan dan kecintaan masyarakat NTT atas sosok Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menurut dia, kedatangan Presiden Jokowi ke daerah itu merupakan hal yang sangat dinanti-nantikan oleh warga, apalagi sudah dua kali ditunda kedatangannya.

"Kerumunan warga di Maumere saat kunjungan Presiden Joko Widodo beberapa hari lalu itu bukan diatur, tetapi karena reaksi spontanitas dari warga setempat yang rindu akan kehadiran seorang pemimpin negara," kata Emilia Nomleni, di Kupang, Sabtu (27/2).

Bagi masyarakat di Maumere dan di Sumba, mulai dari Sumba Barat Daya, Sumba Barat, dan Sumba Tengah, kedatangan seorang pemimpin negara seperti Presiden Jokowi merupakan hal yang patut dibanggakan.

"Kami memahami kondisi masyarakat dengan adanya COVID-19, tetapi tentunya Presiden dengan adanya COVID-19 ini tidak mungkin berhenti bekerja atau duduk-duduk saja, sebab ada banyak pekerjaan yang harus diselesaikan sebelum menyelesaikan tugasnya," ujar dia.

Politisi PDIP itu menambahkan bahwa masyarakat pada kedua daerah itu tentunya paham dengan adanya kondisi COVID-19 seperti saat ini, tetapi hanya karena kerinduan akan kehadiran seorang pemimpin negara tentu hal ini tak bisa dibendung.

Masyarakat di daerah itu tentunya merasa bahwa momen kehadiran presiden itu tak akan terulang lagi, sehingga momen seperti itu tak boleh dilewatkan.

Wakil Ketua DPRD NTT Inche Sayunna mengatakan bahwa kejadian kerumunan di Maumere dan juga beberapa video di Sumba yang menunjukkan anggota paspampres jatuh akibat didorong oleh ibu-ibu, di luar dari dugaan aparat keamanan.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...