Waskita Karya Garap Proyek –proyek Besar, Nilai Kontrak Baru Rp 8,18 Triliun

Waskita Karya Garap Proyek –proyek Besar, Nilai Kontrak Baru Rp 8,18 Triliun
Bandara Juanda, Surabaya. Foto : Natalia Laurens/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Nilai Kontrak Baru yang diperoleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk (kode saham: WSKT) pada semester I tahun 2019 mengalami peningkatan dibanding pada periode sama tahun lalu.

Semester I tahun 2019, Nilai Kontrak Baru sebesar Rp 8,18 triliun. Periode sama tahun lalu Rp 7,65 triliun.

Keterangan tertulis pihak Waskita menyebutkan, perolehan kontrak baru tersebut ditopang oleh perolehan sejumlah proyek besar. Antara lain Bandara Juanda di Jawa Timur Rp 623 miliar, Masjid Istiqlal di DKI Jakarta Rp 423 miliar, Bandara Hasanudin di Sulawesi Selatan Rp 422 miliar, Jalan Tol Becakayu (A. Yani) di Jawa Barat senilai Rp 773 miliar.

Selain itu, Rest Area Tol Bakaheuni-Terbanggi Besar di Lampung senilai Rp 343 miliar dan Revitalisasi Olahraga Pelajar Ragunan di DKI Jakarta senilai Rp 381 miliar.

Selanjutnya, Waskita mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp 14,80 miliar pada semester I tahun 2019 dan laba bersih tercatat Rp 1,01 triliun, dengan net margin 6,85%.

BACA JUGA: Kepercayaan Investor Pulih, Realisasi Investasi Tembus Rp 395 Triliun

“Waskita juga menargetkan penerimaan arus kas masuk tahun 2019 sebesar Rp 40 triliun termasuk didalamnya dari proyek turnkey yang penyelesaian proyeknya di Oktober 2019 sebesar Rp 26,85 triliun,” demikian keterangan tertulis dari Waskita.

Dijelaskan, dengan realisasi sampai semester I sebesar Rp 7,49 triliun yang diperoleh dari beberapa pembayaran proyek tol. Di antaranya proyek Tol Cisumdawu, proyek Tol Pemalang - Batang Paket 4 dan proyek Tol Bakauheni - Terbanggi Besar.

Nilai Kontrak Baru PT Waskita Karya pada semester I tahun 2019 sebesar Rp 8,18 triliun, meningkat dibanding pada periode sama sebesar Rp 7,65 triliun.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News