Waspada, Ini Wilayah-Wilayah di Jakarta yang Rawan Tanah Longsor

Waspada, Ini Wilayah-Wilayah di Jakarta yang Rawan Tanah Longsor
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperingatkan tentang potensi pergerakan atau tanah longsong di DKI Jakarta. Ilustrasi: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperingatkan tentang potensi pergerakan atau tanah longsong di DKI Jakarta.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyebutkan ada 13 kecamatan wilayah yang rawan tanah longsor.

Perinciannya 5 kecamatan di Jakarta Timur, 7 di Jakarta Selatan, dan 1 di Jakarta Barat.

“Untuk di Jakarta Barat berpotensi terjadi di Kecamatan Kembangan, lalu Jakarta Timur diperkirakan terjadi di Ciracas, Cipayung, Kramat Jati, Makassar, dan Pasar Rebo,” ucap Kepala BPBD Isnawa Adji, Selasa (2/11).

Menurut Isnawa, penyebab kejadian tanah longsor itu karena intensitas curah hujan yang tinggi pada lokasi di sekitar kali atau sungai.

Dari data BPBD, sepanjang 2017 hingga 2021, terdapat total 57 kejadian tanah longsor yang tersebar di berbagai lokasi di Jakarta.

“Paling banyak terjadi di wilayah Jakarta Selatan (34 kejadian) dan Jakarta Timur (21 kejadian),” kata dia.

Adapun, untuk detail wilayah kelurahan yang paling banyak terjadi, yakni di Srengseng Sawah sebanyak 6 kejadian dan Ciganjur 4 kejadian.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperingatkan tentang potensi pergerakan atau tanah longsong di DKI Jakarta.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News