Wawancara CCTV dengan Jokowi Jadi Topik Hangat di China, Begini Isinya

Wawancara CCTV dengan Jokowi Jadi Topik Hangat di China, Begini Isinya
Cuplikan gambar wawancara eksklusif CCTV 13 dengan Presiden Indonesia Joko Widodo yang disiarkan di China pada Jumat (14/10/2022). Foto: ANTARA/M. Irfan Ilmie

"RRT dan Indonesia dua negara besar dan potensi kerja samanya sangat besar. Saya optimis kerja sama ekonomi dengan RRT semakin membaik, semakin meningkat, semakin besar lagi, dan kita sudah saling memahami dan saling mengerti apa yang dibutuhkan dan apa yang tidak dibutuhkan," kata Jokowi.

Menurut Presiden, China saat ini menduduki peringkat kedua investor asing terbesar di Indonesia dan tidak lama lagi akan naik menduduki peringkat pertama.

"Kapan menurut Bapak Presiden (posisi itu) akan naik?" tanya Zou.

"Tidak tahu, bisa satu tahun atau dua tahun lagi, menurut saya," jawab Jokowi.

Zou juga meminta komentar Presiden Jokowi mengenai harapannya atas penyelenggaraan Kongres Nasional ke-20 Partai Komunis China (CPC) di Beijing yang dibuka pada Minggu (16/10).

Presiden Jokowi menanggapinya dengan harapan agar kongres tersebut berjalan dengan baik dan menghasilkan sesuatu untuk rakyat China.

"Tapi juga menghasilkan keputusan bukan hanya berkontribusi bagi rakyat RRT, melainkan juga berkontribusi pada stabilitas kawasan, perdamaian dunia, dan kesejahteraan kawasan dan dunia. Itu saya kira yang diinginkan oleh semua negara," katanya menambahkan.

Kereta cepat Jakarta-Bandung dan pembangunan infrastruktur di berbagai daerah juga disampaikan oleh Jokowi. (ant/dil/jpnn)

Apa yang disampaikan Presiden Jokowi dalam wawancara eksklusif dengan media China?


Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif

Sumber Antara

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News